Connect With Us

Jelang Lebaran, 2 Pengedar Upal Spesialis Warung Kecil Diringkus Polisi

| Kamis, 18 Juli 2013 | 13:03

Barang bukti Uang Palsu. (tangerangnews / rangga)

 


Reporter : Bastian

TANGSEL-Dua pengedar uang palsu (upal), Solatin ,35, dan Boni Januardi ,40, diringkus tim buru sergap Polsek Pamulang, Kota Tangsel.

Dari tangan dua pria tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti upal Rp3,4 juta  pecahan Rp50 ribu dengan 13 lembar dan sisanya  Rp 100 ribu siap edar.

Perbedaaan upal milik keduanya,  dengan yang asli dapat dilihat dengan  kasat mata. Dari garis lebih kelihatan, warna lebih gelap dan permukaan kasar.

Penangkapan itu berawal dari laporan warga yang datang ke Mapolsek Pamulang, menyatakan akan adanya upal beredar di warung-warung kecil.

 Warga curiga lantaran uang yang didapat dari tersangka Boni,  permukaannya lebih kasar.

Setelah menerima laporan tersebut, anggota Polsek menyamar untuk menukarkan uang asli dengan upal dengan perbandingan dua banding satu. " Artinya, dua pecahan upal dibayar satu uang asli," ujar Kapolsek Pamulang, Kompol M. Nasir , Kamis (18/7).

 Ketika ditanya petugas polisi,  pengakuan tersangka, upal didapat dari rekannya di daerah Kemayoran, Jakarta. "Tersangka mengaku baru tiga bulan menjalankan aksinya. Dengan alasan kebutuhan ekonomi menjelang lebaran," katanya.

Namun, Kapolsek tidak percaya begitu saja. Pihaknya melakukan pendalaman kasus asal upal yang didapat pelaku."Tarhet pelaku biasanya, upal dibelanjakan diwarung-warung kecil," katanya. (MR)
 
KOTA TANGERANG
KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang terus mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar rapat pengurus

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill