Connect With Us

Cekcok di SPBU Serpong, Jaksa Keluarkan Pistol

Sumber Merdeka | Selasa, 3 September 2013 | 17:33

Senpi rakitan. (tangerangnews / fuad)

TANGERANG-Dua orang warga yang hendak mengisi bensin di SPBU Serpong, Tangerang terlibat cekcok. Satu di antara dua orang yang cekcok itu diketahui berprofesi sebagai jaksa.

Peristiwa ini terjadi Senin (2/9) pagi. Jaksa berinisial MP sedang mengisi bensin di SPBU. Tak lama, datang kendaraan lain yang juga akan mengisi bahan bakar.

Entah seperti apa posisi mobil MP saat itu, yang jelas kendaraan di belakangnya merasa terhalangi. Kemudian MP terlibat cekcok dengan pengendara lain. Karena suasana semakin memanas, petugas SPBU membawa MP dan seseorang yang tidak diketahui identitasnya itu ke kantor, untuk didamaikan. Bukannya tenang MP malah mengeluarkan senjata api miliknya dan meletakkan di meja.

"Adanya laporan perbuatan tidak menyenangkan terjadi di SPBU Serpong Tangerang, Senin (2/9), yang berawal dari orang yang mengisi bensin dan ada mobil yang menghalangi, namun ini tidak disikapi dengan baik dan terjadi percekcokan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Polda Metro Jaya Selasa (3/9).

Kaget melihat senjata MP, petugas yang mendamaikan malah jatuh pingsan. Rekannya yang mengetahui kejadian itu langsung melapor ke polisi dan pelapor telah dimintai keterangan.

"Ketika ingin diselesaikan di tempat, MP secara tiba-tiba mengeluarkan Senpi ke atas meja tersebut, hal ini membuat sang pelapor tiba-tiba jatuh pingsan dan kemudian MP pergi dari SPBU. Saat ini dua saksi diperiksa di Polsek Serpong, Tangerang," jelas Rikwanto.

Dalam waktu dekat, penyidik bakal memanggil MP untuk dimintai keterangan. Untuk diketahui apa motifnya mengeluarkan senjata saat akan didamaikan.

"Dari keterangan orang-orang di SPBU tersebut memang diketahui seorang Jaksa, kapolsek sudah koordinasi nanti teknisnya akan dilakukan pemanggilan segera mungkin dan akan kita proses, apa motif dan tujuan Jaksa tersebut meletakkan pistol di atas meja," tandasnya.

Atas perbuatannya tersebut, MP terancam dicabut surat izin kepemilikan senjatanya dan tidak dapat menggunakan senpi tersebut serta akan dilakukan tes psikologis ulang.

"Nanti bisa dilihat tes psikologis ulang masih layak atau tidak layak lagi, yang jelas kita pertimbangkan lanjutan untuk tes psikologis," pungkasnya.

 
KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill