Connect With Us

Bolos Terus, 15 PNS Tangsel Terancam Dipecat

Bastian Putera Muda | Senin, 16 September 2013 | 21:10

ilustrasi PNS (ok / int)


TANGERANG-Karena sering bolos,  15 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Tangsel dalam pengawasan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Pasalnya, puluhan PNS tersebut sering membolos. 


"PNS yang indisipliner dalam pengawasan kami. ke-15 oknum PNS tersebut sering membolos sejak tahun 2012 lalu," ungkap Kepala Bidang Pembinaan BKPP Kota Tangsel Erwin Gemala Putra, Senin (16/09). 

Dia mengatakan, membolos dari kerja merupakan pelanggaran indisipliner. Dirinya juga menjelaskan, ke-15 oknum PNS tersebut berasal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terancam sangsi pemecatan.


Dikatakan sebelumnya ke-15 oknum PNS tersebut  sudah diberi pembinaan lantaran sering membolos  sejak tahun 2012. Oknum PNS nakal itu didominasi dari eselon IV dan tidak hadir tanpa keterangan atau membolos selama 46 hari. 

"Mereka juga sudah mendapat sanksi berupa pemberhentian jabatan atau non job," katanya.

Menurutnya,  sanksi yang diberikan berupa pemberhentian jabatan kepada oknum PNS tersebut 
tidak membuat jera. Lantaran, hingga saat ini mereka masih melakukan hal yang sama, yakni 
tidak masuk tanpa keterangan atau membolos.

"Kita masih awasi. Untuk kasus seperti ini maka sanksinya adalah pemecatan. Kami sedang lakukan proses pemberhentian mereka dari PNS," ucapnya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel Iwan Rahayu menuturkan, pihaknya  mendukung langkah tegas BKPP dalam mengawasi oknum PNS yang melakukan tindakan indisipliner.  

"Langkah yang bagus, saya mendukung  diberikannya sanksi kepada oknum PNS yang bandel itu untuk meningkatkan kualitas PNS lainnya. Agar jangan melakukan tindakan yang sama," terang politisi PDI Perjuangan itu. 
KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill