Connect With Us

Rampok Tembaki Pengemudi Terano Mabuk di Tangsel, Rp20 Juta Raib

Dira Derby | Kamis, 28 November 2013 | 17:26

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)


TANGERANG-Aksi kriminalitas di wilayah hukum Polresta Tangerang semakin mengerikan.  Kali ini, empat perampok dengan menggunakan dua sepeda motor berhasil merampok korbannya yang sedang mengendarai  Nissan Terano, di Jalan Jombang Raya, Kelurahan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.

 Peristiwa yang terjadi pada Rabu (27/11) malam sekira pukul 20.30 WIB itu,  menyebabkan dua orang korbannya tertembak. Sedangkan jumlah kerugian materil akibat perampokan tersebut Rp20 juta dan sebuah komputer tangan (laptop).
Informasi yang dihimpun, kedua korban adalah pengusaha yang baru saja mengambil uang dari rekanannya di wilayah Permata Hijau, Jakarta Barat.

Kemudian, ketika sampai di Pondok Betung Raya, Pondok Aren kendaraan yang dikemudikan Bobby Angkasa Mudra, 35, dan penumpangnya Amri Zukarnain,41, itu ditembaki pengendara motor Honda Beat   seusai mememasan mie Aceh di jalan tersebut.
Sebelum ditembaki, datang Toyota Avanza warna hitam yang memarkirkan kendaraannya di dekat Terano warna emas dengan Nopol B 7919 NI milik Bobby. Diduga  Avanza tersebut datang beriringan dengan sepeda motor yang menembaki Terano.

Setelah menembak, pengendara sepeda motor Beat langsung kabur. Pengemudi Avanza juga ikut kabur. Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa serpihan kaca dan dua proyektil peluru tajam dan karet. 
Menurut keterangan korban Bobby kepada petugas Polsek Serpong, dirinya kemudian dipepet kembali di Serpong.   Salah satu pelaku berteriak meminta korban untuk berhenti.

Karena curiga jadi korban perampokan, korban tidak berhenti dan mempercepat laju kendaraannya. Namun, upaya korban terhenti setelah para pelaku menembaki kedua korban dari arah samping. Bobby mengalami luka tembak di lengan kanan, dan Amri luka tembak di bagian punggung.

Setelah korban terhenti, salah satu pelaku membuka pintu mobil dan mengambil tas berisi uang Rp 20 juta yang diletakkan di jok belakang dan sebuah Laptop merk Compac. “Selanjutnya para pelaku kabur,” ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Siswo Yuwono saat dihubungi, Kamis (28/11).  

Kemudian, kedua korban dibawa ke RS EKa Hospital, BSD Serpong untuk mendapatkan pertolongan.  Peristiwa itu lalu dilaporkan ke Polsek Serpong. Namun, salah satu dari korban perampokan tersebut ketika diperiksa urinenya ditemukan postif menggunakan narkotika. “Ya salah satu korban positif menggunakan narkotika,” ujarnya.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill