Connect With Us

Bawa Uang Perusahaan Rp95 Juta, Sales Kabur 2 Bulan

Bastian Putera Muda | Selasa, 3 Desember 2013 | 20:15

Pelaku JS ditahan petugas Polisi (Bastian / TangerangNews)


 
TANGERANG-Seorang sales berinisial JS ,27, dibekuk  petugas Polsek Pamulang, Kota Tangsel  lantaran menggelapkan uang perusahaan  Rp 95 juta.  Dalam pelariannya, pelaku membawa uang tersebut ke rumah istrinya di Majalengka, Jawa Barat setelah sempat buron selama dua bulan.
 
Kapolsek Pamulang Komisaris Polisi Mochammad Nasir mengatakan, laporan pihak  Perusahaan menyatakan  bahwa telah terjadi tindak pidana  penggelapan uang sebesar Rp 95 juta oleh sales distributor dari hasil penjualan produk Unilever yang tidak disetorkan kepada 
perusahaan.
 
"Seorang karyawannya yang bekerja sebagai sales  distributor barang telah menggelapkan uang  perusahaan sebesar Rp 95 juta," katanya, Selasa (3/12).
 
Menurut dia, modus yang dilakukan pelaku dengan tidak menyetorkan hasil penjualan selama tujuh bulan.  "Pelaku kerap ditanyakan tentang setoran selalu menjawab pihak toko belum pernah membayar,  setelah dikroscek ke lapangan terbukti faktur pembayaran dari salah satu toko sudah lunas membayar," ucapnya.
 
Setelah dilakukan penyelidikan, sambung  Kapolsek setiap toko yang menerima produk  barang dari PT Pintu Tiga Bungsu, sudah membayar produk  yang telah laku dijual.
 
"Kantor tempatnya bekerja melaporkan kasus ini ke Polsek Pamulang. Dan Pelaku dibekuk di rumah istrinya di Majalengka," katanya.
 
Sedangkan JS  mengaku, jika uang setoran perusahaan selama ini sudah habis karena  digunakan untuk kebutuhan hidup sehari harinya. "Saya tidak sanggup untuk kembalikan uang  perusahaan meskipun pihak perusahaan meminta untuk dibayar secara bertahap," ujarnya.
 
Atas tindakan pelaku yang telah terbukti menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 95 juta, kini pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Pamulang karena melanggar pasal 372 KUHP  dengan ancaman hukuman selama empat tahun penjara. 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill