Connect With Us

WH Salahkan Pemerintah Pusat Soal Banjir Tangerang

Bastian Putera Muda | Jumat, 24 Januari 2014 | 17:27

Diskusi di Bupe, Kota Tangsel. (Bastian Putera Muda / TangerangNews)



TANGSEL-Pemerintah pusat yang harus bertanggung jawab atas terjadinya banjir di Tangerang dan DKI Jakarta.  Sebab, meluapnya sungai yang melintas ke Tangerang dan Jakarta adalah kewenangan pemerintah pusat.

Hal itu dikatakan Wahidin Halim calon legislatif dari Partai Demokrat yang juga mantan Wali Kota Tangerang, saat berdiskusi tentang sodetab Ciliwung-Cisadane, di Rumah Makan Bukit Pelayangan, Cilenggang, Serpong, Kota Tangsel, Jumat (23/01).

"Pemerintah pusat bertanggung jawab atas banjir di Tangerang maupun di Jakarta," ungkap Wahidin.
Menurutnya, tidak ada keberpihakan pemerintah pusat dalam merawat sungai dan kali selama ini.  Karenanya, rencana pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane akhirnya ditolak keras proyek.

"Tahun 2000 pernah ada kesepakatan normalisasi sungai. Tetapi, tidak ada kelanjutannya.  Nah, untuk rencana sodetan itu kami minta dikaji juga," ucapnya.

Rencananya dahulu,  sambung pria yang biasa disapa WH itu,  pemerintah pusat berencana membangun waduk di wilayah Serpong, untuk menampung air sungai Cisadane yang meluap. Namun, hingga kini tidak ada realisasinya.

"Harusnya juga merevitalisasi hilir di wilayah Sepatan dan Teluknaga selebar 50 meter disisi kanan maupun kiri," ujarnya.

Selain itu, kata dia, pelebaran sungai di wilayah hilirseharusnya sudah dilakukan. Karena di wilayah hilir tentu ada pedangkalan.

"Banyak sekali bantaran kali diperjual belikan dan disewakan oleh oknum petugas pengairan,". Ujarnya.


Sementara itu, calon DPD RI dari Banten M. Jembar menolak keras adanya rencana pembangunan sodetan tersebut. Lantaran, saat ini kenyataannya tidak di sodet saja sudah banjir. Bahkan, 42 desa di Kabupaten Tangerang terendam.

"Tidak ada kajian-kajian hanya inventarisasi saja. Saya berjuang untuk menolak rencana sodetan itu," katanya.
 
TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill