Connect With Us

Mobil Dinas Sekda Tangsel Hilang, ICW :Kaji Ulang Penghapusan

Bastian Putera Muda | Rabu, 26 Maret 2014 | 17:44

Sekda Tangsel Dudung E Direja dan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGSEL-Hilangnya mobil kendaraan dinas yang digunakan Sekda Kota Tangsel Dudung E Diredja yang diputuskan untuk bebas ganti rugi oleh Sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR) dirasa janggal.

Ade Irawan peneliti dari  Indonesian Corruption Watch (ICW)  mengatakan, permasalahan mobil dinas Sekda Tangsel Dudung yang diputuskan MPTGR perlu dikaji ulang. "Kaji ulang coba. Harusnya diganti oleh penggunanya. Sebab mobdin itu milik pemerintah," ungkapnya, seusai menghadiri diskusi anti korupsi, Rabu (26/3) di Tangsel.

Jika memang benar-benar hilang dan tidak ada  kelalaian memang bisa dilepaskan dari ganti rugi. Tetapi Ketua MPTGR-nya sendiri  diketuai Dudung .

"Ini jika ada kelalaian bisa dikategorikan tindak korupsi, karena menghilangkan kendaraan milik negara," ujarnya.

Menurutnya sesuai dengan aturan yang berlaku sidang MPTPGR tidak boleh dipengaruhi kepentingan apapun. Apalagi, Sekda yang menjadi ketua MPTGR menjadi konflik kepentingan.



 
 
BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill