Connect With Us

Mobil Dinas Sekda Tangsel Hilang, ICW :Kaji Ulang Penghapusan

Bastian Putera Muda | Rabu, 26 Maret 2014 | 17:44

Sekda Tangsel Dudung E Direja dan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGSEL-Hilangnya mobil kendaraan dinas yang digunakan Sekda Kota Tangsel Dudung E Diredja yang diputuskan untuk bebas ganti rugi oleh Sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR) dirasa janggal.

Ade Irawan peneliti dari  Indonesian Corruption Watch (ICW)  mengatakan, permasalahan mobil dinas Sekda Tangsel Dudung yang diputuskan MPTGR perlu dikaji ulang. "Kaji ulang coba. Harusnya diganti oleh penggunanya. Sebab mobdin itu milik pemerintah," ungkapnya, seusai menghadiri diskusi anti korupsi, Rabu (26/3) di Tangsel.

Jika memang benar-benar hilang dan tidak ada  kelalaian memang bisa dilepaskan dari ganti rugi. Tetapi Ketua MPTGR-nya sendiri  diketuai Dudung .

"Ini jika ada kelalaian bisa dikategorikan tindak korupsi, karena menghilangkan kendaraan milik negara," ujarnya.

Menurutnya sesuai dengan aturan yang berlaku sidang MPTPGR tidak boleh dipengaruhi kepentingan apapun. Apalagi, Sekda yang menjadi ketua MPTGR menjadi konflik kepentingan.



 
 
KOTA TANGERANG
Kemarau Picu Harga Cabai hingga Daging Naik di Pasar Tangerang, Beras Ikut Terkerek

Kemarau Picu Harga Cabai hingga Daging Naik di Pasar Tangerang, Beras Ikut Terkerek

Jumat, 31 Juli 2026 | 11:55

Musim kemarau yang menyebabkan kekeringan di sejumlah daerah mulai berdampak pada harga bahan pangan di pasar tradisional wilayah Tangerang.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill