Connect With Us

Pembangunan Tidak Berimbang, Jalan Serpong Macet

| Jumat, 4 September 2009 | 16:22

TANGERANGNEWS-Sekitar sepanjang tujuh kilometer di Jalan Raya Serpong (BSD) belakangan ini semakin padat dengan kendaraan. Akibatnya para penguna jalan provinsi tersebut mengeluh karena setiap hari arus lalu lintas di sana macet. "kami bingung mengapa dalam waktu beberapa bulan ini kondisi Jalan Raya Serpong macet luar biasa," Kata Yadi, Warga Perumahan Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang, kepada TANGERANGNEWS. Bahkan lanjut Yadi, yang tiap hari menggunakan jalan tersebut guna beraktifitas ke Jakarta, untuk datang ke Kota Tangerang saja yang biasanya memerlukan waktu beberapa menit, bisa di tempuh minimal satu jam. Begitu pula ketika hendak menuju pintu tol Kebon Nanas, untuk bekerja. "Karena macetnya, saya sempat stress dan menghentikan kendaraan di sisi jalan itu hingga tertidur pulas. Setelah bangun kondisi Jalan tersebut juga belum berubah," kata Yadi, karyawan swasta di salah satu perusahaan di Jakarta itu, sembari menambahkan setiap hari ia harus berangkat kerja dua jam lebih dini, karena untuk bisa sampai di pintu Tol Kebun Nanas, Tangerang memerlukan waktu yang cukup lama. Samahalnya dengan Dika yang juga warga salah satu di Perumahan BSD. Bapak dua orang anak tersebut menilai, kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Serpong selain disebabkan oleh banyaknya titik perputaran kendaraan, juga karena bertambahnya tempat-tempat tinggal dan perbelanjaan, sementara kondisi jalan Raya Serpong tidak berubah. Dikonfirmasi masalah tersebut, Kasat lalu Lintas Polres Metro Kabupaten Tangerang, Komisaris Risto Samudra membenarkan bahwa salah satu faktor penyebab kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Serpong, karena kondisi Jalan Raya Serpong tidak berimbang dengan pesatnya pembangunan perumahan dan tempat-tempat perbelanjaan yang ada di sisi kiri dan kanan jalan itu. Sehingga pihaknya, menemui jalan buntu untuk dapat segera mencairkan kemacetan di sana.” Ini karena salah satunya pembangunan yang tidak seimbang,” tandasnya. (Dira)
TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill