Connect With Us

Timbangan Pedagang Pasar BSD Ditera Ulang Petugas BPLM

| Rabu, 9 September 2009 | 18:34

TANGERANGNEWS- Balai Pengelolaan Labotarium Metrologi Wilayah Tangerang, kembali melakukan tera ulang pada timbangan bakul di pasar tradisional BSD Kota Tangerang Selatan, Rabu (9/9). Kegiatan itu merupakan rutin tahunan dari instansi yang mengurusi segala macam barang dalam keadaan terbungkus (BDKT). Balai Metrologi melakukan tera ulang pada bakul timbangan milik pedagang di Pasar BSD. Kegiatan yang digelar di Kantor perindustrian dan perdagangan Kota Tangerang Selatan tersebut diserbu oleh pemilik timbangan. Pedagang nampaknya memang ingin memperbaiki timbangan bakul miliknya. Dalam kesempatan itu tidak terdapat timbangan bakul milik pedagang pasar yang disita petugas. Ake Erwan dari Balai Pengelolan Labotarium Metrologi Tangerang mengatakan, tera ulang dilakukan agar hasil pengukuran sesuai dengan ketentuan yang mengacu pada satuan sistem internasional sebagaimana diamanatkan UU.No 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal (UUML). “Tera ulang ini wajib dilakukan setahun sekali,” katanya. Dalam kegiatan itu, Balai Metrologi bekerja sama dengan Dinas Pasar serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan. Dia menegaskan, di gelarnya tera ulang ini sudah tercatat 800 timbangan bakul milik pedagang ditera ulang. “Biaya tera ulang Rp 12.000, Timbangan ini wajib ditera ulang,” ungkapnya. Ake mengungkapkan, untuk timbangan yang telah didata dan ditera ulang, pihaknya akan menuliskan nama pemilik, jenis timbangan yang dipakai, dan dibubuhi tanda tera dari Metrologi. Seandainya ada pedagang yang tidak mau melakukan tera ulang akan diberi peringatan. ’’Jika sudah diperingatkan mereka tetap tidak mau, kami akan melakukannya secara paksa dan jika tidak mematuhi peraturan akan dikenakan sanksi pidana 1 Tahun dan denda maksimal 1 juta..”katanya Sementara itu, Rudi (35) penjual daging ayam menyebutkan, timbangannya setiap tahun selalu ditera ulang petugas Balai Metrologi. Dia mengaku sudah paham tentang kewajiban bahwa timbangan bakul wajib ditera ulang. “Ini untuk keempat kalinya, timbangan saya ditera ulang,” kata dia. Dia menambahkan, ketepatan pengukuran itu untuk memberikan jaminan kepada masyarakat atau konsumen agar tidak dirugikan. Namun, tandas dia, kesadaran masyarakat mengenai tera ulang masih rendah. ’’Jangankan pedagang yang menggunakan timbangan, konsumen yang membeli barang yang ditakar pun tak peduli dengan ketepatan ukuran.’’ (Dedi)
BANTEN
Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Kamis, 24 September 2026 | 20:45

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna atas laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial B.

KAB. TANGERANG
Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Kamis, 24 September 2026 | 21:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi membentuk tim investigasi khusus guna mengusut dugaan kasus tindakan asusila yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna terhadap bawahannya

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill