Connect With Us

Gacho Gagal Jadi Peserta Pilkada Kota Tangsel dari perseorangan

Putri Rahmawati | Selasa, 16 Juni 2015 | 00:43

Gacho dan Ahmad Yani saat mendaftar ke KPU Kota Tangsel (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGSEL-Hari terakhir penyerahan syarat dukungan pasangan calon Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui jalur perseorangan hanya dimanfaatkan pasangan Gatot Sunarso alias Gacho-Ahmad Yani. Namun, pasangan tersebut pun gagal meraih tiket untuk menjadi calon perserta Pilkada. 

Tim Gacho-Ahmad Yani bersikeras agar Gacho tetap diloloskan dalam pencalonannya melalui jalur independen meski ada kekurangan berupa daftar dukungan berdasarkan kelurahan. Pasangan ini didapati kekurangan persyaratan dukungan dari kecamatan Pondok Aren.

"Saya harap KPU jangan melihat kekurangan persyaratan administratifnya, terkait B2 (nama daftar dukungan berdasarkan kelurahan dan kecamatan) yang belum sempurna. Tapi KPU harus melihat sisi manusiawinya, terkait kinerja tim kami untuk mendapatkan dukungan agar bisa mengikuti Pilkada ini," ucap Gacho yang juga anggota DPRD Kota Tangsel dari Partai Demokrat itu Senin (15/6).

Ketua KPU Tangsel Mohamad Subhan mengatakan, KPU Kota Tangsel berpegangan pada Peraturan KPU No.9 Tahun 2015 tentang persyaratan jalur perseorangan. 

"Jadi keputusan kita tetap membatalkan pencalonan saudara Gacho dengan pertimbangan batas waktu yang telah ditetapkan untuk melakukan perbaikan telah habis," jelas Subhan.

Sedangkan Anggota Panwaslu Kota Tangsel M. Acep menyatakan, pihaknya memberikan rekomendasi Kepada KPU Tangsel untuk memberikan Dispensasi kepada Gacho  untuk dapat melakukan perbaikan sampai pukul 23.00 WIB.

Atas dasar itu, KPU Kota Tangsel akhirnya menunggu sampai pukul 23.00 WIB. Padahal dalam jadwal seharusnya perbaikan hanya sampai pukul 16.00 WIB. Namun, sampai pukul 23.00 WIB Gacho dan tim tetap tak bisa memenuhi persyaratan tersebut.

"Untuk calon dengan jalur perseorangan tidak ada. Kita sudah memberikan waktu dispensasi sesuai dengan rekomendasi Panwaslu sampai pukul 23.00 WIB. Namun, saudara Gacho Sunarso atau tim yang mewakilinya belum menyerahkan syarat dukungannya," jelas Subhan.

 

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill