Connect With Us

Satu orang daftar ke KPU Tangsel lewat jalur Perseorangan

Erwin Silitonga | Senin, 15 Juni 2015 | 14:13

Gatot Sudarsono alias Gacho-Ahmad Yani saat mendaftar ke KPU Tangsel melalui jalur perseorangan. (Erwin / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-KPU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerima pendaftaran satu pasangan calon wali kota dan wakil wali kota lewat jalur perseorangan, yakni Gatot Sudarsono alias Gacho-Ahmad Yani pada Senin (15/6).  

Gacho mengungkapkan, dirinya optimis bakal mampu bersaing dengan calon usungan partai. ”Harapan publik untuk calon alternatif sangat besar, untuk itu saya lebih enjoy maju lewat jalur independen,” kata politisi Demokrat itu saat ditemui di kantor KPU Tangsel.


Diakui Gacho yang juga anggota DPRD Kota Tangsel itu, untuk maju pada jalur perseorangan bukanlah persoalan mudah. Karena para calon independen diharuskan mengumpulkan dukungan berupa kartu tanda penduduk (KTP) minimal sebanyak 79,276 KTP. "Kami sudah menyerahkan sebanyak 80 ribu KTP,  melebihi aturan," jelasnya.

Sementara Bambang Dwitoro, Komisioner KPU Tangsel Divisi Hukum dan Pencalonan menegaskan, bahwa berkas yang sudah dibawa oleh pasangan independen Gacho-Ahmad Yani masih tahap verifikasi. Namun, dari 7 kecamatan yang ada di Tangsel dukungan dari kecamatan Pondok Aren belum diberikan.

"Kami masih menunggu kekurangan dari calon independen Gacho-Ahmad Yani hingga pukul 16.00 WIB, kalau tidak dilengkapi tidak akan diproses sesuai dengan aturan KPU Pusat," tandasnya.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill