Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNews.com-Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga Kampung Pondok Sentul, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel , tepatnya di dekat perumahan Cendana Residence ditemukan seorang mayat wanita tanpa identitas, Selasa ( 21/6/2016) sekira pukul 22.30 WIB
Mayat yang didapati berada diatas tumpukan sampah tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Anas Sirun warga sekitar perumahan. “Awalnya saya cium bau busuk menyengat hidung, lalu saya cari tahu asal muasalnya. Setelah saya dekati arah bau, enggak tahunya dari kali, pas dilihat enggak tahunya mayat,” kata Anas.
Setelah itu dirinya melaporkan peristiwa itu pihak keamanan setempat. Dari situ petugas keamanan memastikan bahwa di dalam tumpukan sampah di kali itu adalah mayat.
Sekitar pukul 21.00 WIB, tiga unit Mobil Dinas Tim SAR Pemadam Kebakaran Kota Tangsel dengan jumlah 15 personel datang melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut.
Tak lama petugas dari kepolisian juga berdatangan. “Benar ditemukan mayat tanpa identitas, saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Tangerang dengan menggunakan Ambulans,” tukas Kasubag Humas Polres Tangsel, Kompol Mansuri.
Dia mengaku, hasil identifikasi sementara petugas Reskrim Polsek Serpong setelah proses evakuasi tim SAR Damkar Kota Tangsel belum dapat dipastikan penyebab meninggalnya mayat tersebut.“Diduga korban mayat meninggal dunia dalam keadaan sudah membusuk dan bengkak,” katanya.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan kondisi cuaca periode 28 September hingga 4 Oktober 2026 di Kota Tangerang.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews