Connect With Us

Disperindag Kota Tangerang Temukan Barang Kedaluarsa di Supermarket

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 Juni 2016 | 21:30

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindag) Kota Tangerang melakukan sidak barang kedaluarsa ke sejumlah Supermarket dan Minimarket, Selasa (21/6/2016). (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

 

TANGERANGNews.com- Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindag) Kota Tangerang melakukan sidak barang kedaluarsa ke sejumlah Supermarket dan Minimarket, Selasa (21/6/2016). Sidak yang dilakukan bersama Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta PD Pasar ini untuk mencegah beredarnya barang kedakuarsa agar tidak dikonsumsi masyarakat saat bulan puasa dan lebaran.

 

Lokasi pertama yang didatangi oleh petugas gabungan adalah pusat perbelanjaan Sabar Subur di kawasan Pasar Anyar. Sejumlah makanan dan minunan diperiksa oleh petugas seperti masa berlaku dan juga keutuhan kemasan produk makanan dan minuman tersebut.

 

Beberapa jenis makanan dan minuman berhasil terjaring oleh petugas. Sehingga sampel dari makanan maupun minuman yang terindikasi masa berlakunya telah lewat dan kemasannya rusak diminta untuk ditarik dari pusat perbelanjaan tersebut.

 

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Achmad Suhaely yang memimpin petugas gabungan tersebut menyampaikan kegiatan sidak tersebut dilaksanakan rutin setiap bulan kecuali pada waktu menjelang hari raya yang bisa dilaksanakan sampai 2-3 kali dalam sebulan.

"Yang menjadi sasaran  pengecekan terutama adalah barang yang telah kedaluarsa dan kemasan yang kurang bagus termasuk makanan atau minuman yang tidak punya ijin edar. Sehingga makanan tersebut tidak dikonsumsi oleh masyarakat, apalagi mengingat bahaya makanan yang tidak berijin maupun yang telah kadaluarsa," katanya.

Dari hasil razia, ditemukan adanya kemasan-kemasan yang kurang bagus sepertirusak, ada juga yang kedaluarsa, ada juga yang tidak punya izin edar. "Karena ini masih temuan awal dan sebagai bentuk pembinaan makanya kami hanya melakukan teguran dan memerintahkan untuk langsung ditarik ," ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut setidaknya ada tiga lokasi yang dikunjungi oleh tim gabungan tersebut, antara lain Pusat Perbelanjaan Sabar Subur di Pasar Anyar, Smart Club di Metropolis serta Save Max di Kebun Nanas.

"Selepas ini kita juga akan terus melakukan pengawasan secara intensif di Supermarket ataupun Minimarket lainnya. Kami juga tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas kepada pengusaha yang nekat menjual makanan atau minuman kadaluarsa," tegas Suhaely.

 

KAB. TANGERANG
Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Kresek Diduga Dibuang di Pinggir Jalan Sepatan Tangerang

Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Kresek Diduga Dibuang di Pinggir Jalan Sepatan Tangerang

Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:58

Sesosok jasad bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir Jalan Gempol Sari, Desa Gempol, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Kamis 22 Oktober 2026. Temuan ini langsung menggegerkan warga setempat.

BANTEN
Race Pack Jawara Run 2026 Diambil 24 Oktober, Ini Syarat dan Lokasinya

Race Pack Jawara Run 2026 Diambil 24 Oktober, Ini Syarat dan Lokasinya

Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:27

Peserta PLN Mobile Jawara Run 2026 dapat mengambil perlengkapan lomba atau race pack pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Alun-alun Pancaniti, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill