Connect With Us

Polisi Ringkus Empat Pria yang Sekap & Ancam 2 Warga Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah, Denny Bagus Irawan | Senin, 27 Juni 2016 | 13:00

Empat tersangka saat diamankan petugas Polsek Serpong. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Rahel Martina, 48, dan Daniella Natasya, 17, warga yang tinggal di Jalan Wortel, IV blok E3 No.9, Sektor 1.6, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh empat pria, pada Minggu (26/6/2016).

 

Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri mengatakan, peristiwa itu terjadi di rumah korban sekitar pukul 16.30 WIB. Keempat pelaku yakni Hedry Laurence, Awaladuin Mudhakir, Ahmad Taufan dan Wahyudi datang ke rumah korban menggunakan mobil.

 

“Mereka membawa bensin, korek api, linggis dan golok kemudian menyekap dan menganiaya korban,” katanya, Senin (27/6/2016).

 

Peristiwa itu diketahui petugas petugas Polsek Serpong yang sedang melakukan observasi kewilayahan.  Informasi warga menyebutkan bahwa terjadi terjadi penyekapan dan penganiayaan di dalam rumah milik Thomas tersebut.

 

Selanjutnya Unit reskrim Polsek Serpong yang dipimpin langsung Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro dan Kanit Reskrim langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan penggerebekan.

 

Akhirnya para pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti 15 plastik bensin yang sudah di bungkus plastic,  yang di dalamnya berisi tisue, 8 plastik berisi bensin, 15 plastik bensin dilengkapi dengan sumbu kompor, 5 linggis, 1 golok, 4  korek api gas berukuran besar dan 2 korek api pemantik.

 

“Korban Rahel diketahui mengalami luka tangan pada pelipis, pergelangan tangan, kaki kiri dan kanan akibat pukulan dengan linggis sedangkan Daniella luka lecet di tangan kiri dan memar di bagian kepala,” jelas Mansuri.

Hingga kini, petugas Polres Kota Tangsel masih menggali motif dari penyanderaan dan penganiayaan tersebut. “Masih didalami motifnya,” jelasnya.

 

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill