Connect With Us

Yanto Edarkan Uang Palsu di Pondok Aren dan Depok

Denny Bagus Irawan | Selasa, 30 Agustus 2016 | 11:00

Barang bukti uang palsu. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNEWS.com-Peredaran uang palsu semakin mengkhawatirkan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Kecamatan Pondok Aren. Penyebarnya menggunakan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu ke setiap warung yang umumnya tidak menggunakan money scanner.

Atas banyaknya laporan mengenai beredarnya uang palsu tersebut, petugas Polsek Pondok Aren akhirnya melakukan penyelidikan sejak Jumat (26/08/2016) lalu. Dan, berhasil mengamankan tersangkanya bernama Sayun Hariyanto alias Yanto pria berusia 65 tahun asal Tegal.

“Tersangka diduga telah mengedarkan ke sejumlah warung kecil di Pondok Aren. Dari tangan tersangka Y ini kami mendapati uang tunai palsu Rp4,5 juta” ujar Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri, Selasa (30/08/2016).  

 

Penahanan tersangka Yanto berbuat hasil, dari pengakuan Yanto dirinya mendapat pasokan uang palsu yang sangat mirip dengan aslinya itu berasal dari Rosyid, warga Depok. “Jadi setelah ditangkap di Jl. Lembang Gang  SMA PGRI RT 02/05 Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, petugas langsung melakukan pengembangan,” tuturnya.

Petugas baru mengetahui ternyata peredaran uang palsu juga disebar di daerah Depok. Karena di kediaman Rosyid, petugas mendapati uang palsu Rp2 Juta. Selain itu petugas juga mendapati alat untuk membuat uang palsu, seperti printer, tinta dan cat yang memang dikerjakan oleh Rosyid sendiri.

“Itu saat ditangkap dia mengantongi Rp2 juta di jaketnya, jadi dia edarkan juga di sana,” ujarnya. (RAZ)

 

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill