Connect With Us

Kakek di Tangsel Tega Setubuhi Cicit 3,5 Tahun

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 2 September 2016 | 17:43

Ilustrasi pemerkosaan. (Dira Derby / Merdeka.com)

 

TANGERANGNews.com-Seorang kakek berinisial SPD, 78, tega berbuat bejat kepada cicit perempuannya, AMB, yang masih berusia 3,5 tahun. Sedari kecil, AMB yang memang sudah tinggal bersama Kakek buyutnya ini kerap dicabuli.

 Persetubuhan yang dilakukan Kakek buyut terhadap Cicitnya itu, diketahui sudah berlangsung lama, namun pelaku menampiknya.

 "Enggak berkali-kali, baru empat kali, di Nganjuk dua kali, di Blora dua kali," katanya di hadapan penyidik Polres Tangsel, Jumat, (2/9/2016).

 

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Samian mengatakan, pelaku melancarkan aksi jahatnya saat korban sedang terlelap.

 "Jadi dia melakukan pas cicitnya tertidur, dibantu air sabun sebagai pelicin," jelasnya. 

Namun dia enggan mau menerangkan berapa banyak pelaku mencabuli korbannya.

"Sementara Kami tidak bisa sampaikan berapa banyak, dia melakukan lebih dari satu kali," terangnya. 

Pengungkapan kasus tersebut, berdasarkan laporan Marsela Foundation (lembaga sosial di Tangsel) ke Polres Tangsel yang mengetahui kasus pencabulan tersebut, setelah melihat adanya bercak darah dari pampers korban.

"Awalnya memang Kakek dan cicit tinggal ditempat kami, di hari kedua si Kakek menghilang dan saat kami urusi bayi 3 tahun itu ada darah di pampersnya," terang Marsilia, Ketua Marsela Foundation. 

Diterangkan Marsilia, bayi ABM sedari kecil sudah tinggal bersama Kakek buyutnya, lantaran sang Ibu bekerja sebagai TKW di Malaysia, "Sementara ayah korban pergi meninggalkan begitu saja," terang Marsilia.

Atas perbuatan, pelaku SPD, yang bekerja sebagai pengamen dijerat pasal 81 sub pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perbuhan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

 

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

KAB. TANGERANG
Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39

Seorang tahanan Polresta Tangerang berinsial SW, 49, tewas setelah nekat gantung diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu ‎26 Juli 2026, lalu.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill