Connect With Us

Bayi Tinggal di Gubuk Kademangan Derita Ispa dan Dehidrasi

Yudi Adiyatna | Sabtu, 29 Juli 2017 | 01:00

Mia bayi lelaki berusia satu tahun yang tinggal di Gubuk tanpa Listrik di Kademangan, Setu, Tangsel, Kamis (27/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Bayi laki-laki penghuni gubuk memprihatinkan di RT 01/03, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel menjalani perawatan medis di RSU Kota Tangsel. Bayi yang diketahui bernama Muhammad Rafatar itu didiagnosa menderita insfeksi saluran pernapasan (Ispa) dan dehidrasi.

"Ya, bayinya diberikan penaganan medis dengan cara pemberian uap hangat karena mengalami ispa dan dehidrasi," ungka Tedi Darmadi, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinsos Tangsel, Jumat (28/7/2017).

Tedi  juga mengatakan, pihaknya masih akan memantau kondisi dari bayi laki-laki berusia satu bulan itu, walaupun kini sang ibu membawanya kembali ke Gubuk atas permintaan kakek bayi tersebut.

"Saya sudah tak punya istri, kalau Mia enggak sama saya, malah saya enggak tenang. Lagian Mia juga bisa bantu-bantu kerjaan rumah," kata Sohib, Ayah Mia.

Sohib pun merasa terharu dan berterimakasih atas respon cepat Pemkot Tangsel membawa anaknya ke rumah singgah.

Di sisi lain, kondisi gubuk tanpa listrik itu kini telah difasilitasi pihak Dinas Sosial Kota Tangsel dengan memberi kabel listrik. Aliran listrik bagi gubuk yang didirikan dekat area rawa dan perkebunan itu, untuk sementara mendapat dari sebuah mushala.

"Karena kondisinya belum ada listrik, kita sempat belikan kabel untuk mengaliri listrik dari mushala. Pihak kelurahan dan kecamatan juga sudah mengecek lokasi," kata Tedi.(RAZ)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill