Connect With Us

Tinggal di Gubuk Memprihatinkan Wanita & Bayi Dievakuasi Dinsos Tangsel

Yudi Adiyatna | Jumat, 28 Juli 2017 | 09:00

Mia bayi lelaki berusia satu tahun yang tinggal di Gubuk tanpa Listrik di Kademangan, Setu, Tangsel, Kamis (27/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Mia wanita berusia 18 tahun tinggal bersama bayi lelakinya di sebuah gubuk yang memprihatinkan di RT 1/3 Kelurahan Kademangan, Setu, Kota Tangsel.

Tempat tinggal Mia yang berbentuk panggung dan tidak teraliri listrik itu posisinya jauh dari pemukiman warga. Dia berada di sekitar pedalaman rawa yang ada di Kademangan. Hal tersebut membuat warga khawatir akan terjadi sesuatu kepada Mia dan sang bayi.

Karenanya, warga melaporkan itu kepada  Dinas Sosial Kota Tangsel. Pada  Kamis (27/7/2017) ini, Dinas Sosial langsung   mengevakuasi keduanya. Hal itu dilakukan guna menyelematkan bayi dan Mia.

Disamping tak ada listrik, ironisnya tempat tidur, dapur,dan kamar mandi menjadi satu dengan  kandang unggas. Seketika melihat, kondisi tersebut jelas tempat tinggal Mia jauh dari kata sehat. 

Kepala Seksi Anak dan Lanjut Usia Dinsos Tangsel , Tedi Darmadi menyatakan, ketua RT dan perangkat wilayah lain, seharusnya bertindak cepat membantu kesulitan warga dengan segera melaporkannya kepada rumah singgah Dinsos Kota Tangsel.

"Saat didatangi bayi tersebut dalam kondisi yang kurang sehat. Makanya kita langsung sarankan agar ibu bersama bayinya kita evakuasi ke rumah singgah menjalani perawatan dengan lebih layak lagi," ucap Tedi

Pihaknya kemudian membujuk agar Mia mau untuk sementara waktu merawat bayi di rumah singgah yang berada tidak jauh dari rumah gubuk itu.

Meski ibu dari bayi tersebut ragu untuk pindah ke rumah singgah, namun pihaknya berhasil meyakinkannya dengan pertimbangan kesehatan bayi yang masih berusia satu tahun itu.

"Kita yakinkan ke ibunya, bahwa di rumah singgah semua terjamin. Mulai dari kebersihannya, tidur, makan, hingga perawatan kesehatan.  Bahkan beberapa perlengkapan bayinya juga dijamin. Kalau sayang sama bayinya maka harus mau ke rumah singgah. Kami bersyukur ibu dari bayi itu mau," tambahnya.

Sesampainya di rumah singgah, bayi tersebut langsung dibawa oleh petugas ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Rupanya,usai diperiksa, pihak Puskesmas menyarankan agar bayi itu mendapat penangan lebih intensif ke RSUD Kota Tangsel.(DBI)

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

NASIONAL
Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:51

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill