Connect With Us

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden RI Prabowo Subianto (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia. 

Pemerintah, menurutnya, harus bersikap realistis dan siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul akibat kondisi global tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam tayangan yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026. 

Lanjutnya, pemerintah tidak akan menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah situasi dunia yang tidak menentu.

"Kita menghadapi kesulitan dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan," ujar Prabowo dikutip dari CNN Indonesia.

Menurutnya, konflik yang terjadi di berbagai wilayah dunia dapat memicu tekanan ekonomi global serta menciptakan ketidakpastian yang juga bisa dirasakan oleh Indonesia. 

Kondisi tersebut menuntut kesiapan pemerintah dan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

Meski begitu, Prabowo menilai Indonesia memiliki kekuatan besar untuk melewati situasi tersebut, terutama jika masyarakat mampu menjaga persatuan nasional.

"Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar," katanya.

Ia juga meyakini Indonesia mampu bertahan dan keluar dari berbagai krisis global dengan kondisi yang lebih kuat jika seluruh elemen bangsa tetap bersatu.

"Bersatu kita kuat, bersatu kita akan menghadapi semua kesulitan, kita akan keluar dari semua krisis," tukasnya.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah belakangan memang berdampak pada kondisi ekonomi global. Salah satu efek yang terlihat adalah melonjaknya harga minyak dunia yang turut memengaruhi stabilitas ekonomi di berbagai negara.

Di dalam negeri, nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan hingga menembus level Rp17 ribu per dolar AS pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai kenaikan harga minyak dunia berpotensi memberi tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Ia memperkirakan defisit anggaran negara dapat melebar hingga sekitar Rp314 triliun apabila tren kenaikan harga minyak global terus berlanjut.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill