Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria ditemukan tengah dikerubuti biawak. Hal itu, dijelaskan Kasubag Humas Polres IPTU Mulyawan,. Dia mengatakan, mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di kali kecil di Kampung Sampora, Desa Sampora Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang pada Kamis (10/8/2017) pertama kali dilihat oleh tiga orang pekerja proyek yang hendak mengambil air di sekitar lokasi.
"Sekitar pukul 06.00 WIB, saksi sudah melihat ada mayat di lokasi dekat gorong-gorong. Namun mungkin karena tidak terlihat jelas, mereka mengira mayat itu boneka," ungkapnya, Kamis (10/8/2017) malam.
Keberadaan mayat bertelanjang dada dan mengenakan jeans berwarna hitam itu diketahui setelah saksi kembali mengambil air sekitar pukul 12.00 WIB.
Kondisinya pun sudah membusuk, Abdul memperkirakan, mayat itu sudah lebih dari satu minggu. Saat ditemukan, beberapa ekor biawak sedang mengerubuti jasad pria tersebut. "Namun dari keterangan saksi, sehari sebelumnya mereka tidak menemukan mayat itu," tambahnya.
Mulyawan juga belum bisa memberikan keterangan penyebab kematian korban, karena saat ini sedang dilakukan otopsi di RSUD Kabupaten Tangerang.(RAZ)
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGSpanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews