Connect With Us

Tangsel Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1439 H Rp35 Ribu

Yudi Adiyatna | Rabu, 25 April 2018 | 20:00

Kepala Kemenag Tangsel Ustad Abdul Rojak bersama Ketua MUI Tangsel KH.Saidih saat menggelar rakor penentuan besaran Zakat Fitrah 2018. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H/2018 Masehi, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama dengan Kantor Kementerian Agama dan Baznas setempat menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan agenda pembahasan penetapan besaran zakat fitrah untuk wilayah kota tersebut, pada Rabu (25/4/2018) siang.

Rakor yang dilaksanakan di Restoran Jati, Serpong ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak, Kasie Bimas Kantor Kemenag Nurdin, Ketua MUI Kota Tangsel KH. Saidih, Ketua Baznas Tangsel KH Endang Saefudin, Kabag Kesra Pemkot Tangsel Edi Wahyu dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Ketua MUI Tangsel KH Saidih mengatakan, dasar penentuan zakat fitrah harus mengacu pada syariat Islam dan melihat harga jual beras di pasar lokal.  "Saya mengajak semua pihak bekerjasama dalam upaya menentukan biaya zakat fitrah yang sebenarnya sesuai dengan ketentuan Islam," terangnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel Abdul Rojak mengungkapkan, pihaknya telah melakukan survei tentang harga beras dan jenis beras. Adapun Jenis beras yang didata merupakan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, sehingga memudahkan dalam penentuan kategori dan nilai rupiah zakat fitrah.

"Kesimpulan rakor menetapkan Zakat Fitrah Tahun 1439 H / 2018 M untuk Kota Tangsel dengan uang sebesar Rp35.000 dengan estimasi harga beras Rp10.000 per," terangnya.

Sebagai informasi penentuan besaran Zakat Fitrah dalam Agama Islam jelang memasuki bulan Ramadhan selalu ditetapkan terlebih dahulu. Penetapan tersebut berdasarkan anjuran dalam Hadist Nabi yang menyatakan bahwa zakat fitrah diambil sesuai dengan makanan pokoknya. Ada pun jika di hitung dalam satuan beras sekitar 3,5 liter atau 2,8 Kg per jiwa.(RAZ/RGI)

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill