Connect With Us

Mabes Polri Gerebek Laboratorium Pembuatan Ekstasi Serpong

| Jumat, 26 Maret 2010 | 22:11

Pabrik Ekstasi di Serpong (Tangerangnews / rangga)

 

TANGERANGNEWS-Petugas Mabes Polri melakukan penggerebekan laboraturium (pabrik) pembuatan ekstasi di Jalan Boulevard Graha Raya, Cluster Cendana, Blok P1 No.31, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.  Sebanyak 15.000 butir pil ekstasi berhasil disita petugas di lokasi. Meski begitu, belum diketahui persis estimasi dari barang tersebut jika dirupiahkan.
 
Selain mendapati barang bukti itu, polisi juga berhasil mengamankan, enam orang WN Indonesia sebagai pelaku dan dua pucuk senjata api jenis FN di lokasi kejadian. Selain itu ditemukan juga mesin pencetak ekstasi di lokasi.
 
Direktur Narkoba Mabes Polri, Brigjen Arman Depari, membenarkan informasi tersebut. "Ya benar, kita sudah menggerebek pabrik pembuatan ecstasi di Serpong," ucapnya di lokasi penggerebekan.
 
Namun, Arman belum bisa memastikan jumlah pasti ecstasi yang digrebek tersebut, jajarannya masih menunggu pemeriksaan dari Puslabfor Mabes Polri. Dari pemeriksaan sementara, Arman menyebutkan jumlah ecstasy mencapai 10-15 ribuan butir dan kemungkinan bisa lebih dan bertambah.
 
Dalam penggerebekan tersebut, berhasil diamankan 6 orang yang diduga sebagai pelakunya.  Keenam orang itu adalah WNI yang beberapa diantaranya residivis. Saat ditanyakan apakah ada kaitannya penggerebekan yang dilakukan Mabes Polri terkait atau berkat pengembangan dari kasus penggerebekan di Kalideres dan Marina yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya sebelumnya, Arman menyatakan belum tahu. . "Sepertinya belum ada kaitannya dengan penggerebekan sebelumnya, yang ada benar diantara mereka ada yang residivis," sebutnya. (deddy/rangga/deera)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill