Connect With Us

Pengusaha Pertanyakan Digagalkannya Proyek di Tangsel

| Senin, 19 April 2010 | 20:15

Hendri Zein (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS-Sekelompok pengusaha di Tangerang yang tergabung dalam Gabungan Rekanan Kontruksi Seluruh Indonesia mempertanyakan maksud dari Pemkot Tangerang Selatan dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Tangsel menggagalkan proyek di dinas itu yang berjumlah sebanyak Rp40 miliar.
 
“Ada apa ini kok digagalkan?” ujar Ketua Gabungan Rekanan Kontruksi Seluruh Indonesia Hendri Zein, siang ini kepada TangerangNews.com. Ironisnya, kata dia, dirinya baru mengetahui itu digagalkan dari media cetak Radar Banten. Padahal, banyak sekali peserta yang ikut dalam proyek yang rencananya akan dilelang pada 20 April ini.
 
 Anehnya, kata dia, panitia juga tidak membeberkan apa permasalahannya hingga digagalkan. Ditanya kemungkinan karena terjadi kisruh, Hendri Zein mengatakan, kalau memang karena alas an itu harusnya panitia menerangkan pada hari itu juga. Tidakn bias menunggu hingga seminggu ini. “Itu pun jika telah terjadi force major,” ujarnya.
 
Hendri meyakini ada oknum yang mencoba mengatur lelang tender itu agar tidak ada peserta yang ikut dalam proses tender itu. Hal itu terbukti dari banyaknya organisasi massa yang mengerubungi lokasi tender lelang.
 
Saat ini pengusaha itu meminta kepada panitia untuk menjelaskannya. Jika tidak ada keterangan dari panitia, pengusaha meyakini akan melakukan gugatan berupa somasi dan upaya hokum lainnya ke dinas terkait. Seperti diketahui sebelumnya, telah terjadi tender di dinas tersebut yang mengakibatkan kekisruhan. (dira)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill