Connect With Us

Warga Ancam Ngecor Tol BSD

| Selasa, 27 April 2010 | 18:47

Tampak warga sedang berada dipinggir tol BSD dengan mendirikan tenda (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS-Hati-hati melintasi jalan tol Pondok Indah menuju ke BSD Serpong. Sebab, sedikitnya delapan warga menggelar aksi di KM 3+650 dengan memasang tenda di bahu jalan tol itu. Adalah keluarga besar Natigor Panjaitan, 70, yang mengaku lahannya seluas 1.000 persegi di gunakan oleh PT Jasa Marga sebagai jalan tol itu.

Mereka menduduki karena sejak lahan tersebut dijadikan jalan bebas hambatan pada tahun 2001 lalu, keluarga tersebut belum mendapat ganti rugi. "Kalau sampai dalam waktu tiga hari ke depan, kami belum mendapat ganti rugi dari pihak Jasa Marga, kami akan merebut kembali lahan tersebut dengan cara mendirikan pagar cor di dua arus jalan tol ini," kata Karno Yaret Hutapea, kuasa hukum Natigor Panjaitan yang kerabat dekat keluarga besar, di lokasi yang beralamat Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Pasalnya, kata dia, sejak lahan seluas 25 m2 x 40 m2 atau total 1.000 m2 yang melintang di jalan itu di jadikan jalan tol, pihaknya belum mendapat ganti rugi dari pihak PT Jasa Marga. Walaupun sebenarnya Pengadilan Negeri Tangerang pada tahun 2005 lalu dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat serta Mahkamah Agung pada tahun 2008 lalu mengeluarkan keputusan bahwa sengketa lahan tersebut secara sah dimenangkan oleh keluarga Natigor Panjaitan.
 
"Kami sudah bosan datang ke DPU dan Jasa Marga, karena begitu kami mengajukan permohonan ganti rugi sebesar Rp 2,9 miliar selalu tidak di tanggapi," kata Karno Yaret Hutapea yang diiyakan pula oleh istri Natigor Panjaitan, (Nurtila Pangabean) serta ke delapan orang putra-putrinya.
Karena itu, lanjut dia, pihak keluarga memilih melakukan action dengan cara memasang tenda biru di sisi jalan tersebut, sebagai tanda peringatan kepada pihak PT Jasa Marga. "Mungkin ini sikap yang terakhir kalinya bagi kami, sehingga bila tuntutan itu tidak dipenuhi, kami akan segera memasang pagar cor di dua sisi jalan tol tersebut," kata Karno
 
Sementara itu, Frans S. Sunito, Direktur Utama PT Jasa Marga saat dihubungi  mengatakan, dirinya telah mendengar adanya pendudukan jalan tol yang dikelola oleh pihaknya. Dia menyayangkan aksi itu terjadi, padahal semestinya pendudukan jalan tidak boleh dilakukan. “Apalagi itu jalan umum, bukan jalan milik PT Jasa Marga,” ujarnya.
 
Ditanya soal status lahan, Frans mengaku, dirinya tidak begitu banyak mengetahui persoalan lahan. Jelas, kalau status lahan, itu adalah tanggung jawab pemerintah. “Dalam hal ini pemerintah daerah dan pusat, tetapi saya tidak tahu bagaimana action kami setelah ini, sebab bagian operasional sedang melakukan rapat soal itu, silahkan hubungi bagian operasional kami,” ujar Frans yang mengaku dalam perjalanan ke Singapura.
 
Sementara itu, Aditya Warman salah seorang pejabat dibagian operasional PT Jasa Marga saat dihubungi telepon selularnya tidak diangkat. (dira)
 

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill