Connect With Us

Hari Kesiapsiagaan Bencana, Siswa di Tangsel Gelar Simulasi Bencana Serentak

Yudi Adiyatna | Jumat, 26 April 2019 | 20:00

Para siswa dan siswi SMP Mumtaza, Pondok Cabe Pamulang mendapatkan pelatihan simulasi kesiapsiagaan bencana, Jumat (26/4/2019). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Mitigasi bencana dan kesiapsiagaan menghadapi bencana tak hanya harus menjadi urusan orang dewasa. Siswa sekolah dasar yang tinggal di perkotaan pun, juga dinilai perlu mendapat pelatihan bagaimana bersikap bila terjadi bencana.

Belajar dari kejadian bencana yang terjadi di berbagai daerah, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan mengeluarkan himbauan agar sekolah-sekolah di Tangsel tingkat SD dan SLTP melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana di masing-masing sekolah, pada Jumat (26/4/2019) hari ini selama dua jam.

"Dalam rangka HKB (Hari Kesiapsiagaan Bencana), 26 April , sekolah dihimbau melaksanakan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana secara serentak," terang Kepala Dinas Pendidikan Tangsel Taryono saat ditemui Tangerangnews.com. 

Salah satu sekolah yang menyelenggarakan simulasi kebencanaan ialah SMP Mumtaza, Pondok Cabe Pamulang. 

Dalam simulasi tersebut, digambarkan gempa berkekuatan cukup besar terjadi saat anak-anak sedang belajar di ruang kelas. Menghadapi kejadian ini, alarm di sekolah pun berbunyi dan para siswa dengan arahan dari guru di kelas langsung mencari tempat berlindung dan perlahan berangsur-angsur keluar ruangan menuju titik kumpul di halaman sekolah. 

"Simulasi ini sangat baik dilakukan, karena akan menjadi pedoman bertindak bagi anak-anak bila benar-benar terjadi bencana," jelas Taryono.(MRI/RGI)

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill