PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor
Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13
Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Ketenagakerjaan kembali menghelat Job Fair (bursa kerja), Rabu (10/7/2019).
Kali ini, Job Fair hadir di Lapangan samping ITC BSD, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Wetan, Serpong. Kegiatan akan berlangsung selama tiga, Rabu hingga Jumat (12/7/2019).
Bursa kerja ini diikuti 53 perusahaan yang menyediakan 12.743 lowongan pekerjaan bagi warga Tangsel.
BACA JUGA:
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap Bursa Kerja Tangsel menjadi media bagi pencari kerja serta perusahaan yang menyediakan lapangan pekerjaan.
"Bagi para pencari kerja agar mendapatkan tenaga kerja yang profesional dan bagi para pengusaha juga diharapkan bisa terus berinvestasi di Kota Tangsel. Sehingga di Tangsel dapat menyerap tenaga kerja dan dapat mengurangi angka pengangguran dan mengurangi kemiskinan," ucap Airin.

Airin mengatakan, saat ini ada sekitar 40 ribu warga Tangsel yang masih menganggur. Dengan adanya bursa kerja, diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran.
"Jika lowongan 12.743 ini akan terisi oleh warga Tangsel maka akan mengurangi pengangguran," tuturnya.
Sementara itu, Purnama Wijaya, Kepala Dinas Ketenagakergaan Kota Tangsel mengatakan, bursa kerja merupakan bagian dari tugas utama Disnaker Tangsel sebagai upaya mengurangi angka pengangguran di Tangsel.
"Perusahaan-perusahaan yang membuka loker dalam kegiatan ini diantaranya BLKI Provinsi Banten, Tata Motors, PT Blue Bird dan lainnya. Ada 53 perusahaan penerima kerja terdiri dari 34 perusahaan umum, 3 rumah sakit, 6 retail, 5 perbankan, 1 transportasin, 1 bidang obat dan 4 bidang kuliner," katanya.(MRI/RGI)
Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.
TODAY TAGRichard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews