Connect With Us

Shaleh Mulai Gerah dengan Baliho

| Senin, 21 Juni 2010 | 17:19

Penjabat Wali Kota Tangsel Shaleh MT (shaleh / tangerangnews/dens)

TANGERANGNEWS- Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan, Shaleh MT rupanya mulai gerah dengan pemasangan  sejumlah papan reklame atau baliho yang dipasang sembarang di kota itu. Buntutnya, Shaleh menginstruksikan untuk menurunkan baliho yang tak memiliki izin.
 
Pasalnya selain telah merusak pemandangan kota juga karena saat ini sudah akan terbentuk KPUD Kota Tangsel.
 
I"Sampai saat ini memang banyak papan reklame bakal calon walikota tumbuh di Kota Tangsel, dan tak memiliki izin. Inilah yang akan kami berikan tindakan,"katanya, hari ini.
 
Terkait penertiban,  pihaknya tetap masih melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada seluruh bakal calon Wali Kota yang sudah memajangkan dirinya di spanduk dan baliho. Jika sudah diberitahukan, namun belum ada tindakan penurunan sendiri maka pihak sudah menginstruksikan kepada petugas  Satpol PP untuk melakukan pecopotan.
 
"Akan kita copot, meski memiliki izin kalau sembarangan masang pun tetap akan kita copot. Saya pastikan siapapun itu,” ujarnya.(deddy)

KOTA TANGERANG
KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

KONI Kota Tangerang Evaluasi Program, Mantapkan Persiapan Porprov

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:49

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang terus mematangkan langkah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar di Kota Tangerang Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar rapat pengurus

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill