Connect With Us

Lima Anggota KPU Tangsel Dilantik, Ormas Bentrok dengan Polisi

| Rabu, 23 Juni 2010 | 17:59

Demo KPUD Tangsel (tangerangnews / deddy)

TANGERANGNEWS-Lima anggota KPUD Kota Tangsel dilantik KPUD Provinsi Banten, di kantor Wali Kota Tangsel, kemarin. Kelimanya tetap dilantik meski mendapat banyak sorotan masyarakat. Sebelum pelantikan sejumlah organisasi masyarakat yang mencoba masuk ke lokasi pelantikan terlibat bentrok dengan petugas Polres Metro Jakarta Selatan yang mengamankan jalannya persidangan.
 
Kelima orang anggota KPUD Tangsel yang dilantik adalah Agus Supatmo, Samani, Nasrulah, Iman Prawira dan Muhammad Subhan. Menurut anggota KPUD Provinsi Banten Lukman Hakim, mereka yang dilantik adalah yang lolos uji kelayakakan, kepatutan serta punya intergritas dan kemampuan yang telah menjalani seleksi oleh panitia seleksi yang terdiri dari 5 orang. “Setelah menerika 10 orang, kami lalu melakukan rapat pleno, hasilnya ke-lima orang tersebut terpilih,” katanya,hari ini.
 
Lukman membantah jika pembentukan KPUD Tangerang Selatan terkesan dipaksakan, sarat kolusi seperti yang dituduhkan berbagai pihak di Kota Tangsel selama ini.
 
"Semuanya berjalan normatif, sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku," katanya.  Lukman mengatakan, pihaknya telah menjalankan masukan dari KPU Pusat agar membentuk KPUD Tangsel.
 
 
Sementara itu, anggota panitia seleksi Abas Aljauhari ketika dihubungi mengatakan, pihaknya hanya menyampaikan penilaian sesuai dengan ketentuan dan menyerahkan 10 orang yang memiliki nilai tinggi ke KPUD Provinsi Banten. “Sedangkan hasilnya, lima orang itu adalah KPUD Banten yang memutuskan,” tegasnya.
 
Terkait recana kedepan, lima anggota KPUD Tangsel itu akan pekan ini akan langsung menentukan langkah kerja.”Pada awal, kita akan sepakati siapa ketuanya, selanjutkan akan terus dilakukan rapat kerja hingga jadwal Pilkada yang sudah terjadwal pada Oktober 2010 ini,” ujar Muhammad Subhan.   
 
Sementara itu, salah seorang koordinator aksi demonstrasi Boy Sabarudin mengatakan, kualitas kelima anggota KPUD Kota Tangsel itu patut dipertanyakan. Pasalnya, pada 10 besar banyak nama yang sudah lebih berpengalaman dalam menjalankan pemilihan kepala daerah dan netral. “Sedangkan yang kelima ini minim. Kalau seperti ini bagaimana Pilkada besok akan netral,” katanya. Apalagi,  kata  Boy, pelantikannya dilakukan secara tertutup.
 
Ditanya mengenai tertutupnya pelantikan itu, Humas Pemkot Tangsel Gunawan Tangkilisan mengatakan, sebenarnya tidak ada yang ditutupi. Semua ini terjadi lantaran, ruang yang terbatas. “Sebab, dalam Undang-Undang, pelantikan anggota KPU tidak diperkenankan di lokasi lain, hanya diperbolehkan dikantor pemerintahan, seperti wali kota atau gubernur dan kantor KPU,” ujarnya. Sedangkan Kota Tangsel belum memiliki kantor KPU sendiri, akibatnya harus menggunakan kantor yang ruangnya terbatas itu.
 
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Gatot Eddy mengatakan, pihaknya menerjunkan 400 personel dari Jakarta Selatan untuk mengamankan jalannya pelantikan. “Tadi sempat terjadi bentrok fisik, karena massa yang ingin masuk ke ruang pelantikan, sedangkan ruangnya terbatas. Kalau ruangnya bisa tidak perlu massa memaksa untuk masuk, pasti kita akan perbolehkan,” tegasnya. (dira)
PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BANDARA
Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:32

Sebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill