Connect With Us

Tiga Kandidat Gabung, Ayi Ruhiyat Tetap Gagal

| Senin, 16 Agustus 2010 | 08:40

Ayi Ruhiyat (serpongkita / serpongkita)

 
 
TANGERANGNEWS-Pasangan Ayi Ruhihay-Brigjen TNI AD (Purn) Bahir Alamsyah tetap gagal untuk ikut pesta demokrasi Pemilukada Kota Tangsel. Padahal, KPU Tangsel sudah sempat mengabulkan permintaan kubu Ayi Ruhiyat meskipun menyalahi aturan.
 
Semalam, pada saat pendaftaran akan ditutup sekitar pukul 00.00 WIB, KPU Tangerang Selatan, terpaksa mengabulkan tuntutan tiga bakal calon wali kota. Ketiga bakal calon itu adalah pasangan Ayi Ruhiyat-Bahir Alamsyah, Rahman Sabon-Sandy Harun, satu lagi bacawali Herman.
 
Ketiganya yang gagal dalam tahap pendaftaran yang ditutup hingga Minggu (15/8/2010) tengah malam tadi. Namun, ketiga bacawali yang gagal tadi bersiasat melimpahkan dukungannya kepada pasangan Ayi Ruhiyat-Bahir Alamsyah. Padahal, jadwal pendaftaran sudah ditutup Minggu ukul 00.000 itu.
 
Ketua KPUD Tangerang Selatan, Iman Perwira Bachsan, mengatakan, langkah ketiga kandidat itu sebenarnya keluar dari ketentuan. Berkas dari masing-masing kandidat hanya diganti dengan mencoret menggunakan pulpen, kemudian menggantinya dengan mengusung Ayi Ruhiyat dan Bahir Alamsyah.

"Langkah ini sudah keluar dari ketentuan yang ada. Namun, situasi sudah semakin kisruh, terpaksa kami ikuti," kata Iman.

Sikap Iman diikuti koleganya. Mereka terpaksa mengikuti kemauan tiga kandidat yang terus mendesak itu. Maka, dilaksanakanlah penghitungan suara nonparlemen di hadapan tiga bacawali yang gagal, di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Situasi cukup mencekam.
 
Penghitungan suara dari sembilan partai yang sebagian besar nonparlemen tersebut, diperoleh hasil sebanyak 67.800 suara. Jumlah perolehan suara tersebut masih belum memenuhi syarat yang ditetapkan KPUD sebanyak 68.113 suara.
 
"Setelah dihitung dari sembilan parpol, hasilnya masih kurang. Jadi, meski sudah menggabungkan suara, tetap tidak memenuhi syarat suara," tegas Iman sambil menutup pendaftaran wali kota pada Senin sekitar pukul 00.45 atau lewat 45 menit dari waktu penutupan pukul 00.00 WIB.
 
Setelah ditutup, anggota KPUD meninggalkan lokasi pendaftaran dengan pengawalan ketat kepolisian menuju kantor KPUD. Sedangkan tiga calon kandidat yang gagal pun pergi dengan melontarkan kata-kata kekecewaan.(dira)
 
BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

TANGSEL
Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:11

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menganggarkan dana sebesar Rp19,95 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk sewa kendaraan dinas. Hal tersebut pun langsung memicu perhatian publik.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill