Connect With Us

Genjot Pelayanan di Tengah Pandemi, Disdukcapil Tangsel Gandeng Ojol

Rachman Deniansyah | Jumat, 2 Oktober 2020 | 19:07

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat meresmikan kerjasama untuk pelayanan administrasi kependudukan dengan mitra ojek online (ojol). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dampak pandemi COVID-19, pembatasan aktivitas kontak langsung dibatasi. Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) pun melakukan inovasi pelayanan pembuatan administrasi kependudukan (adminduk) dengan menggandeng ojek online (ojol).

Disdukcapil menggandeng dua perusahaan ojek online ternama dalam jalinan kerjasama untuk pelayanan administrasi kependudukan tersebut. 

Bertajuk Sianduk (Sistem Pengiriman Dokumen Kependudukan), masyarakat dapat membuat segala berkas kependudukan tanpa harus keluar rumah. Pembuatan berkas sepenuhnya diantarkan oleh pengemudi ojek online (ojol). 

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengungkapkan, dengan inovasi ini diharapkan mampu membantu keperluan masyarakat dalam hal administrasi kependudukan. 

"Meski di tengah pandemi, pelayanan harus tetap berjalan. Semoga inovasi pelayanan ini bisa jadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil," ujar Airin di Kantor Disdukcapil Tangsel, Jumat (2/10/2020). 

Kepala Disdukcapil Tangsel Dedi Budiawan menjelaskan, inovasi ini dapat langsung dinikmati para pemohon dengan cara mendaftar, dan memilih pelayanan Sianduk melalui sistem adminduk daring milik Disdukcapil Tangsel, yakni http://siakcapil.tangerangselatankota.go.id.

"Jadi ada dua model, yang pertama untuk administrasi yang tak perlu update atau perbaruan, seperti pembuatan KTP rusak, dan lainnya. Untuk ini masyarakat bisa langsung mendaftar dan memesan ojol dari rumah," jelas Dedi. 

Sedangkan model kedua diperuntukkan bagi permohonan adminduk yang memerlukan perbaruan data, misalnya pembuatan atau perbaruan Kartu Keluarga (KK). 

"Jadi data itu harus diinput dulu di kelurahan. Setelah diverifikasi oleh kelurahan, nanti pemohon tinggal pilih pakai layanan apa, lalu amplopnya disegel. Kalau ingin lebih cepat, bisa pilih layanan ojol," tuturnya. 

Setelah dokumen adminduk telah selesai dicetak, pemohon akan diberikan kabar melalui surat elektronik (surel/e-mail) atau pesan singkat melalui aplikasi Whatsapp. 

"Makanya pemohon harus pastikan nomor WA dan e-mail aktif. Kalau sudah nanti pemohon pesan ojol, dan tunggu berkas yang diinginkan sampai ke rumah," imbuhnya. 

Dijelaskan Dedi, layanan Sianduk ini dapat dinikmati untuk berbagai jenis layanan dokumen adminduk, seperti KK, KTP, Akte, ataupun KIA. 

"Maksimal perharinya 1.000 pencetakan untuk pelayanan ini. Prosesnya sesuai UU pelayanan publik maksimal 14 hari. Tapi Insya Allah di bawah itu kita bisa selesaikan," jelasnya. 

Sementara untuk biaya pengantaran dibebankan kepada pemohon. Sesuai dengan tarif pada aplikasi ojol. 

"Jadi bisa pilih mau Go-send (Gojek) atau Grab Express. Biayanya tergantung jarak tempuh yang dipesan," katanya. 

Ia berharap sistem pelayanan ini dapat meningkatkan jumlah pelayanan yang sempat turun akibat pandemi COVID-19. Penurunan itu mencapai 75 persen. Biasanya dapat melayani hingga 2.000 pencetakan, namun selama pandemi merosot hingga 300 pencetakan. 

"Harapannya dengan inovasi ini bisa naik lagi. Minimal bisa sampai 2.000 lagi," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

NASIONAL
Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:09

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill