Connect With Us

Pemkot Tangsel : Mutasi Karena SOTK Baru

| Rabu, 19 Januari 2011 | 18:08

Aplahunnajat, Kabag Humas Tangsel (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS
-Mutasi besar-besaran yang baru saja dilakukan pemkot Tangsel, menuai sarat muatan politik karena dilakukan sehari menjelang masa tugas mantan Penjabat Wali Kota, Eutik Suarta, yang berakhir 18 Januari 2011.

Menurut Kabag Humas Pemkot Tangsel, Aplahunnajat, kepada di ruang kerjanya, Rabu (19/1/2011), mutasi itu tidak ada sangkut-pautnya dengan politik. "Mutasi ini dalam rangka pengisian SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja) yang baru, dan yang kosong," ujarnya.

Seperti diketahui, pada Senin lalu pemkot Tangsel melakukan mutasi besar-besaran, yakni sebanyak 667 orang. Yang terbagi menjadi, eselon II sebanyak 31 orang, eselon III 144 orang, dan eselon IV sebanyak 492 orang.

Menurut Aplahunnajat, pengesahan pengisian SOTK itu baru dilakukan 30 Desember 2010, dengan mengamanatkan pembentukan lembaga baru seperti Badan Penanggulangan Bencana, Kantor Penanaman Modal Daerah, Kantor Perpustakaan Daerah, RSUD, dan Bagian Keuangan. Sementara pengisian pos yang kosong adalah BKD (Badan Kepegawaian Daerah), dan DKPP (Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman).

"Karena baru disahkan Penjabat Wali Kota 30 Desember 2010, persetujuan dari Gubernur Banten baru keluar 13 Januari 2011. Maka pelantikan itu dilakukan 17 Januari lalu sehingga ada kesan mendadak," ucap Aplahunnajat.

Oleh karenanya, dugaan berbagai pihak bahwa mutasi itu sarat muatan politik, adalah tidak benar. "Mereka harus tahu terlebih dahulu kronologi mutasi itu sebelum berpendapat," tandas Aplahunnajat.

Terkait diangkatnya Muhmmad, Sekretaris Badan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Tangerang menjadi Kepala Badan Pelayanan dan Perijinan Terpadu (BP2T) Tangsel, kata Aplahunnajat, hal itu sangat wajar.

"Bisa saja pindah dari kabupaten ke kota, asalkan dari yang bersangkutan mengajukan surat lolos butuh ke kabupaten. Kalau kabupaten menyetujui, surat itu dibawa ke provinsi untuk mendapat persetujuan. Jadi sah-saha saja pindah itu. Apalagi Pak Muhammad sebelumnya pernah menjadi Camat di Ciputat, dan beliau juga tinggal di Ciputat," tutur Aplahunnajat.

Pada saat acara mutasi, mantan Penjabat Wali Kota Tangsel, Eutik Suarta, mengatakan bahwa dirinya berniat melakukan perombakan pada Desember 2010 lalu. Namun, karena kelengkapan SOTK belum memenuhi, maka baru dapat dilakukan Januari 2011.
   
Menurut Eutik, mutasi ini untuk melakukan perbaikan kinerja bagi masyarakat Tangsel. Apalagi kata Eutik, berdasarkan data, selama dirinya menjabat sebagai Penjabat Wali Kota di Tangsel, terjadi kenaikan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,4 persen. Padahal sebelum dirinya menjabat hanya berada di angka 6,4 persen. Pertumbuhan paling signifikan di sektor investasi. "Itulah alasan perombakan. Hanya untuk melakukan peningkatan kinerja," kata Eutik.  (DIRA DERBY)
TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANDARA
Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Terminal 3

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:32

Sebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TANGSEL
Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:11

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menganggarkan dana sebesar Rp19,95 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk sewa kendaraan dinas. Hal tersebut pun langsung memicu perhatian publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill