Connect With Us

Deadlock, Jalan Raya Serpong Seperti Tol dalam Kota Juga Tak Boleh Dilintasi Truk

| Selasa, 24 Mei 2011 | 17:28

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Dirlantas Polda Metro Jaya Royke Lumowa (tangerangnews / dira)


TANGSEL-Rapat antara Pemerintah Kota Tangsel berserta pemerintah daerah sekitar dan Pemprov DKI Jakarta berlangsung deadlock. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, seharusnya para sopir angkot tidak melintasi daerah Tangsel. Tetapi mengubahkan jam operasionalnya.
 
 “Sebab, di Negara maju manapun, tol dalam kota tidak boleh dilintasi truk-truk besar. Kecuali bahan bakar minyak dan bahan bakar bakar gas, serta truk dengan ukuran kecil,” ujar Udar.

Mendengar itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, sepertinya permintaan Pemkot Tangsel  agar peraturan truk melintasi tol dalam kota yang menyebabkan saat ini truk memilih melintasi Jalan Raya Serpong tidak akan dicabut.
 
“Kami juga akan menutup Jalan Raya Serpong sesuai dengan jam yang berlaku , yakni pukul 05.00-22.00 WIB. Untuk kami meminta kepada Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Royke Lumowa (yang juga hadir) agar menambah personilnya. Jadi sama dengan DKI Jakarta, di sini juga kami inginkan truk-truk itu beroperasi malam hari,” terang Airin.

Permasalahan yang paling utama menurut Airin, selain karena macet yang tambah parah di Tangsel, juga karena jalan di Tangsel tidak untuk kendaraan yang bertonase lebih dari 8 ton. (DRA)

KAB. TANGERANG
15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

15 Tahun Tak Tertangani, Bupati Tangerang Janji Tuntaskan Banjir di Perumahan Taman Walet

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:40

Persoalan banjir yang membayangi warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat,

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill