Connect With Us

Banjir Gegara Tanggul Jebol, Warga Perumahan Taman Mangu Kesal Pemkot Tangsel Cuek

Yanto | Selasa, 12 November 2024 | 14:53

Banjir merendam puluhan rumah di Perumahan Pondok Mangu Indah, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akibat tanggul kali jebol, Senin 11 November 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan rumah di Perumahan Pondok Mangu Indah, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terendam banjir akibat tanggul kali jebol, Senin 11 November 2024, malam.

Nasir, salah satu warga menjelaskan tanggul di lokasi tidak kuat menahan luapan air kali karena curah hujan tinggi.

"Enggak kuat lah, penahan cuma triplek dan pasir ditumpuk beberapa meter. Hujan sangat deras, ditambah luapan tinggi, air sampai masuk ke rumah warga," ujar Nasir saat di wawancara TangerangNews.

Nasir juga menyampaikan banjir di lokasi sudah empat kali terjadi. Namun Pemkot Tangsel tindakan mengenai pengerjaan proyek tanggul di lokasi.

"Banjir sudah empat kali, barang di dalam rumah rusak. Kita warga sudah kesal sama respon Pemkot Tangsel. Bukannya gerak cepat mencari solusi, malah cuek terhadap masyarakat yang terdampak," ujarnya emosi.

Nasir berharap pengerjaan proyek tanggul penahan air dibuat lebih aman. Apalagi saat ini masuk musim penghujan, yang ditakutkan rumah warga setiap hari terendam banjir.

"Pemkot Tangsel harus lebih memperhatikan pengerjaan proyek penahan air ini. Masa banjir parah sekarang, hingga sepinggang, kita warga bingung mau minta tolong ke siapa kalau bukan pemerintah," tegasnya.

Sampai pukul 21.12 WIB, banjir masih merendam lokasi tersebut.

Dian Wiryawan, Danton Satgas BPBD Kota Tangsel membenarkan banjir terjadi di Perumahan Taman Mangu Indah. Petugas telah melakukan evakuasi barang-barang milik warga.

"Kita di lokasi bantu warga yang terdampak, saat ini banjir di bagian belakang dengan ketinggian air 30-140 cm. Saat ini kami masih standby untuk evakuasi menggunakan perahu," ujar Dian.

Dian menambahkan saat ini BPBD menangani titik banjir di 13 lokasi yakni:

 

  1.   Perumahan MA, Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, tinggi muka air (TMA) ±40 Cm, Kondisi Saat ini : Surut.

  2.   BPI, RW 004, Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang TMA ±20-70 Cm, Kondisi saat ini : Berangsur Surut

  3.   Perum Taman Mangu, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, TMA 30-140 Cm, kondisi saat ini : Standby Tim & Evakuasi menggunakan Perahu.

  4.   RT 11/10, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, TMA 30 Cm, kondisi saat ini : Surut

  5.   Di Jalan Kemuning 3, RW.006, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, TMA 30 Cm. kondisi saat ini : Surut.

  6.   Perum Sasmita Lembah Pinus, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, TMA, 30 Cm. kondisi saat ini : Surut

  7.   Perum Cipayung Mas, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, TMA, 40 Cm. kondisi saat ini : Berangsur surut, 20 C/

  8.   RT 02/02, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, TMA, 30 CM. kondisi saat ini : Surut

  9.   Perum Villa Dago Pamulang, TMA, 20 Cm. kondisi saat ini : Surut

  10.   Jalan Raya Titoti Eyang Agung, Kelurahan Serua , TMA, 30 CM, kondisi saat ini : Surut

  11.   Benda Timur 14 RW 13 Kel  Benda baru TMA, 25 CM. kondisi saat ini : Surut 

  12.   Pondok Hijau, RT 008/09, Kelurahan. Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur TMA: 45 cm. kondisi saat ini : Stabil

  13.   Pamulang Asri 2, Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, TMA  :± 50 cm. kondisi saat ini : Berangsur Surut

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill