Connect With Us

Kerap Dapat Keluhan PJU Mati, DPRD Tangsel Kritisi Pemkot Kurang Aktif

Yanto | Jumat, 17 Januari 2025 | 18:59

Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ferdiansyah. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ferdiansyah, gerak cepat melakukan penanganan Penerangan Jalan Umum (PJU) di keluhkan warga Pamulang Barat dan Pondok Benda lantaran mati berhari-hari. 

Ferdiansyah menjelaskan dirinya menerima keluhan dari perangkat RT hingga warga sekitar,  bahwa sekitar lokasi ia tinggal ada PJU padam.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Ferdiansyah menyampaikannya kepada Dinas Perhubungan Tangsel, untuk segera dapat menindaklanjuti laporan dari ketua RT maupun warga tersebut. 

"Jumlah lampu yang mati bervariasi dari beberapa wilayah, ada yang jumlahnya satuan (di bawah 10 lampu) dan ada juga yang sampai belasan lampu PJU yang mati," ungkapan, Jumat 17 Januari 2025.

PJU yang dilaporkan padam oleh warga tersebar di dua wilayah yakni Kelurahan Pamulang Barat dan Kelurahan Pondok Benda.

"Pekan lalu saya juga menerima keluhan ada 4 titik yang mati PJU-nya di wilayah Kelurahan Pondok Cabe Ilir," ungkapannya.

Menurutnya, Pemkot Tangsel selama ini kurang memperhatikan atau check kontrol PJU yang padam.

"Rasanya sejauh ini, pemkot kurang dalam melakukan kontrol terhadap PJU-PJU tersebut dan lebih lebih banyak melakukan tindak lanjut dari aduan masyarakat terhadap PJU yang mati," katanya.

Ferdiansyah, berharap terhadap Pemkot Tangsel untuk selalu berperan aktif dan memantau PJU yang padam. Apalagi tidak lama ini Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie sedang meluncurkan program Tangsel Terang. 

"Pemkot harus dapat bergerak aktif, untuk dapat memantau kondisi PJU-PJU yang ada di lingkungan, terlebih adanya program Tangsel Terang. Karena terkadang, keterbatasan masyarakat akan informasi, jadi mereka bingung harus melaporkan ke mana," ujarnya.

Ia,  juga berharap anggaran untuk perbaikan dan juga pengadaan PJU baru harus lebih ditingkatkan.

"Karena saya salah satu yang banyak menerima dikeluhkan masyarakat selain masalah sampah, banjir dan juga macet adalah PJU," imbuhnya.

KAB. TANGERANG
Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

Senin, 22 Juni 2026 | 20:41

Warga Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang digegerkan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, pada Minggu 21 Juni 2026. Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Senin, 22 Juni 2026 | 12:44

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 berpeluang turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada 9 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill