Connect With Us

100 Hari Airin-Ben Dinilai Gagal, Pembangunan Sedang Berjalan

| Kamis, 28 Juli 2011 | 18:28

Demo mahasiswa terhadap Airin-Ben (tangerangnews / wartawantangerang bbm grup)

TANGERANG-Peringatan seratus hari Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany (Airin) -Wakil Wali Kota Benyamin Davnie (Ben), yang jatuh pada hari ini, Kamis (28/7), diwarnai aksi demo puluhan mahasiswa.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kimpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Pamulang, melakukan aksi bakar ban dan menutup ruas Jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.

Alhasil, jalan dari Bundaran Pamulang menuju Puspiptek ditutup untuk arus kendaraan yang ingin melintas. Arus lalu lintaspun diberlakukan dengan sistem satu arah.

“Seratus hari kinerja Wali Kota Tangsel ini harus dijadikan tolak ukur untuk merekonstruksi ulang kebijakan pembangunan agar selanjutnya tercipta program-program yang berorientasi kualitas dan kepentingan masyarakat,” ujar Agil Novembriyanto, Koordinator Forum Rakyat Tangsel Menggugat.

Mahasiswa juga mengajukan 10 tuntutan dan harus segera diselesaikan oleh jajaran pemerintahan Airin. Diantaranya, agar pemerintah merealisasikan pendidikan gratis, menindak oknum yang melakukan pungli, cabut retribusi kesehatan bagi warga miskin, pemberikan Jamkesmas/Jamkesda tidak tebang pilih.

Selain itu, realisasikan program penanganan masalah sampah perkotaan, perbaiki kualitas dan kuantitas perbaikan jalan, serta perbaikan sistem saluran sebagai penyebab banjir. Menanggapi itu, Kabag Humas Pemkot Tangsel, Aplahunnajat mengatakan, pembangunan tengah berjalan. Pihaknya meminta mahasiwa memberikan data dengan jelas jika memang benar telah terjadi pungutan liar. Selain itu, dirinya juga menerangkan apa yang telah dilakukan oleh Airin-Ben sudah jauh melakukan pembangunan disetiap bidang.

 “Masing-masing dinas dibawah kepemimpinan Airin-Ben telah melakukan kerjakeras hingga berlari. Bahkan Airin-Ben telah memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat, termasuk seperti membangun jalan dan persoalan sampah yang berhasil ditangani dengan cepat,” terangnya. (TMN/DRA)  

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill