Connect With Us

Puluhan PJU di BSD Masih Liar

| Rabu, 13 Mei 2009 | 16:27

TANGERANGNEWS-Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) BSD Serpong Tangerang mengeluhkan kerugian yang diakibatkan maraknya praktik Penerangan Jalan Umum (PJU) liar. Berdasarkan data, ada puluhan titik PJU liar yang terpasang di beberapa perumahan di wilayah BSD Serpong. Diantaranya Perumahan Suradita terdapat dua gardu liar, Perumahan Kelapa Dua terdapat dua gardu liar, Perumahan Bermis terdiri dari tiga blok terdapat tiga gardu liar, Griya Asri Serpong terdapat tiga gardu liar. Di Perumahan Korpri terdapat tiga gardu liar, Perumahan Puri Serpong terdapat dua gardu liar, Puspitek terdapat dua gardu liar. Di Perumahan BSD Sarana terdapat satu gardu liar, daerah Pagedangan dan Citra Prima dimana kesemua perumahan tersebut masih masuk dalam wilayah BSD Serpong. Mardjas Staf PJU PLN Area Pelayanan Serpong mengatakan, untuk di Perumahan Suradita satu gardu SR 213 terdapat lampu TL (tegangan listrik) 40 watt, 5 stop kontak ada 12 buah, TL 18 dua buah, Merkuri 250 watt ada 4 buah. Sehingga total untuk satu gardu PJU liar sebesar 6494 watt, dan bila dirupiahkan sekitar Rp 16.827.000 per bulan. “Bisa dibayangkan, satu gardu saja sudah sebesar itu. Apalagi puluhan gardu liar, satu tahun sudah berapa kerugian yang harus diterima negara,” kata Mardjas kepada tangerangnews.com Rabu (13/5). Selain PJU liar, tambah Mardjas pencolongan listrik pun banyak dilakukan oleh warga perumahan atau warga yang berada di daerah perkampungan. “Biasanya untuk pencolongan listrik, kita akan menghitung berdasarkan nomer kontak dan daya yang dipakai konsumen. Sehingga, dari situ akan diketahui berapa watt mereka memakai litrik,” tambahnya. Untuk mengantisipasi terjadinya kerugian yang semakin membesar, pihaknya akan terus melakukan penertiban PJU liar maupun penertiban kerumah warga, sehingga mereka jera dan sadar bahwa negara telah dirugikan akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab. (id)
MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill