TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terkait penularan penyakit infeksi saluran pernapasan, Influenza A.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel kini memperketat pemantauan dan deteksi dini guna mengantisipasi lonjakan kasus di tengah masyarakat.
Berdasarkan laporan Sentinel Influenza-Like Illness (ILI) Puskesmas Serpong 1 melalui aplikasi New Alla Record (NAR), tercatat sebanyak 8 kasus Influenza A terkonfirmasi dalam rentang waktu Agustus hingga September 2026.
Kepastian diagnosis tersebut didapatkan usai pemeriksaan sampel di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jakarta.
Adapun rincian penemuan 8 kasus positif Influenza A tersebut meliputi 19 Agustus ada satu kasus, 1 September dua kasus, 14 September dua kasus dan 15 September 2026 dua kasus.
Selain 8 kasus terkonfirmasi positif Influenza A, Dinkes Tangsel juga mencatat lonjakan 256 kasus ILI berdasarkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) hingga minggu ke-36.
Kepala Dinkes Kota Tangsel dr. Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan bahwa angka 256 kasus ILI tersebut merupakan kondisi dengan gejala menyerupai influenza.
Cirinya seperti demam di atas 38°C, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan yang dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus influenza tipe A, B, maupun C. Dengan demikian, tidak secara otomatis merupakan Influenza A.
"Influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang dapat menular melalui percikan droplet saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Karena itu, masyarakat perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan, terutama ketika mengalami gejala," ujar dr. Allin, Selasa 6 Oktober 2026.
Menanggapi temuan kasus ini, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengimbau warga agar tidak panik dan tetap menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Yang penting masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik. Kita terus melakukan pemantauan melalui Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Masyarakat juga harus menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala,” katanya.
Pemkot Tangsel memastikan fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas di seluruh wilayah Tangsel, terus bersiaga melakukan surveilans berkala untuk memantau perkembangan kasus dan memutus rantai penularan sejak dini.