Connect With Us

Jalan Tegal Rotan Rusak, Airin Siap Bangun Underpass

| Selasa, 27 November 2012 | 18:45

Jalan Tegal Rotan, Ciputat, Kota Tangsel rusak. (tangerangnews / dira)

Reporter : Dira Derby

TANGERANG-Jalan Tegal Rotan, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami rusak parah. Kerusakan mencapai sekitar 1 kilometer. Pantauan TangerangNews.com Selasa (27/11) di lokasi, jalan tersebut kini berlubang. Jumlah lubang itu sendiri mencapai puluhan titik. Hal itu membuat pengendara harus mengurangi laju kendaraannya ketika sedang melintasi jalan tersebut.

Kemacetan pun semakin menjadi. Sebab, tidak rusak pun jalan yang menjadi satu-satunya jalan yang memiliki kelebaran paling lebar sekitar 12 meter  dari Ciputat ke Bintaro (Pondok Aren) itu menjadi pilihan utama pengendara.

Pasalnya, jalan lain masih dalam pelebaran Pemkot Tangsel. Kemacetan akibat jalan itu rusak telah menyebabkan antrean pada pagi dan sore hari bisa mencapai 3 kilometer.

Sedangkan pada siang hari terpantau sekitar 2 kilometer. Baik arah ke Ciputat maupun arah ke Pondok Aren, bahkan yang keluar ataupun masuk ke tol.  Menurut sejumlah pengendara yang ditemui, rusaknya jalan tersebut telah terjadi sejak setahun yang lalu.

 "Sudah ada setahun yang lalu seingat saya. Jalan ini harusnya menjadi prioritas pemerintah, karena kalau turun hujan jalan yang berlubang tertutup, dan ini membahayakan pengguna jalan," ujar Lutfi, pengendara roda empat merk Daihaitsu Feroza,  B-1273- RN disela menunggu antrean macet, yang mengaku warga Ciputat.

Hal yang sama juga dirasakan penjual pulsa yang ada di sisi jalan tersebut.  Menurut Hilman selama dirinya bekerja sebagai penjaga konter bernama Speed Celular dua tahun yang lalu, jalan tersebut telah diperbaiki.

"Seingat saya waktu pertama bekerja di sini dua tahun yang lalu, ini jalan sedang diperbaiki, kenapa begitu cepat rusak," katanya.

Diakuinya juga, pemerintah beberapa kali sempat menambal jalan yang bolong. "Tetapi kini jumlah lubang sudah semakin banyak," terangnya.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya telah menginventarisir jalan rusak dibeberapa titik. Sedangkan jalan tersebut diakuinya sudah masuk dalam rencana anggaran perbaikan pada APBD 2013 mendatang.

"Sudah dianggarkan tinggal menunggu persetujuan dewan, dan kita akan perbaikan sekaligus pelebaran jalan," jelas Airin.

Dia juga menjelaskan, selain memperbaiki dan melebarkan jalan tersebut, direncanakan akan dibangun underpass di wilayah tersebut untuk mengurai kemacetan.

 "Jadi jalan itu nanti dilebarkan, lalu ditambah satu jembatan lagi diatas tol. Ini merupakan bagian dari revitalisasi stasiun Kereta Api Jurangmangu," tutupnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill