Connect With Us

DKPP Tangsel Sosialisasikan Manfaat Bank Sampah

Denny Bagus Irawan | Rabu, 26 Desember 2012 | 18:59

Chaerul Saleh l. (tangerangnews / dedi)

 
TANGERANG-DKPP Kota Tangsel akan menyosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat mengenai manfaat adanya bank sampah.
 
“Untuk bank sampah, kita sosialisasikan dahulu terhadap masyarakat,”ujar Kepala DKPP Kota Tangsel Chaerul Saleh, Rabu (26/12). Chaerul menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui nilai manfaat sampah jika dikelola dengan baik. “Sampah itu memiliki nilai ekonomis jika dikelola dengan baik,”ujarnya.
 
Selanjutnya, agar masyarakat juga peduli terhadap permaslahan sampah, terutama sampah rumah tangga baik itu sampah organik atau sampah non organik.
 
“Kemudian, hal ini dapat mengurangi debit sampah yang kita ketahui mencapai 1600 meter kubik per hari,”kata Chaerul.
 
Dengan adanya bank sampah dan TPS3R, diharapkan tahun yang akan datang sampah lebih didayagunakan atau diberdayakan, sekalipun kita kekurangan SDM.
 

 
“Karena daerah kita masih daerah baru yang baru empat tahun, geliatnya belum begitu terasa, tapi kita mau berupaya memaksimalkan kedepannya agar geliat ini semakin baik kedepannya,”tuturnya.
 
Dia melanjutkan, jika bank sampah dan pengelolaan TPS3R dikelola dengan sungguh-sungguh hasilnya akan berpengaruh buat kebersihan di Kota Tangsel.
 
Di Kota Tangsel sudah ada 14 TPS3R. Ketika ditanyai mengenai belum maksimalnya pengedaan TPS3R di 54 kelurahan di Tangsel yang sementara baru 14 TPS3R, Chaerul menjelaskan, banyak pengadaan TPS3R yang terkendala oleh lahan. “ Yang kita harapkan lahan itu adalah lahan fasos fasum, lahan ini yang akan pergunakan. “ jelasnya. (DNG)
 
 
 
KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill