Connect With Us

Lurah Lama Masih Ngantor di Pondok Cabe Udik

| Rabu, 13 Februari 2013 | 19:57

Kantor Lurah Disegel Warga. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Sebagai bawahan, mungkin Dadang Usman termasuk yang nekat. Meski PNS harus siap dipindah tugaskan dimana saja, Dadang seakan enggan melepas jabatannya sebagai Lurah di Pondok Cabe Udik.
 
Aksi penolakan dipindah tugaskan itu dapat terlihat jelas ketika Dadang masih  berada di kantor yang seharusnya sudah tidak lagi menjadi tempat kerjanya.   Bahkan ketika wartawan meminta komentarnya karena dia masih duduk dikantor lamanya itu, dia mengaku,  dirinya masih bekerja seperti biasa.
 
 “Kalau soal itu kan sudah dijawab sama pak warga, saya masih diminta tetap di sini,” katanya yang tidak mengenakan pakaian dinas tersebut.
 
Sekcam Pondok Cabe Udik, Abdul Malik menyatakan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa atas keinginan warga. Namun, warga sudah tidak lagi menyegel kantor dan kini pelayanan sudah kembali normal.
 
”Pelayanan dari pagi udah seperti biasa. Banyak warga yang mengurus pelayanan dan dilayani dengan baik,” ucapnya.
 
Camat Pamulang Suhendar mengaku sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah warga. Dirinya akan membawa hasil pertemuan tersebut ke Wali Kota Tangsel.
 
 “Yang penting pelayanan tidak terganggu dulu. Normatifnya hasil keputusan ini akan saya serahkan kepada pimpinan,” terang Suhendar.
 
Pantauan di lapangan, tampak sejumlah warga yang diduga kemarin melakukan aksi penyegelan terhadap kantor kelurahan tersebut masih diduk-duduk di teras kantor kelurahan. (DRA)
BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill