Connect With Us

Pemkot Tangsel Ajak Warga Membangun

| Minggu, 17 Maret 2013 | 20:11

Benyamin Davnie (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengajak warganya untuk bersama-sama membangun kota tersebut melalui program pembangunan fisik lingkungan. Hal itu bertujuan sebagai salah satu fungsi APBD yang di dalamnya  terdapat instrumen menciptakan lapangan kerja.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan,  Badan Pusat Statistik (BPS) mecatat ukuran daya beli masyarakat di Kota Tangsel saat ini tercatat Rp620.000. “Itu adalah standar minimal daya beli,” ujar Benyamin, Minggu (17/3).

Dia mengatakan, beberapa dirinya berbicara dan memberikan pengarahan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  salah satu instrumen APBD adalah menciptakan lapangan pekerjaan untuk warganya.

“Untuk itu kita tetap mempertahankan proproposi belanja kita yang sudah bagus, belaja tak langsung 30%, belanja langsung 70 %. Dari sisi kebijakan anggaran itu sudah langsung dinikmati masyarakat,” katanya.

Bahkan dalam kegiatan fisik Pemkot Tangsel mewajibkan  10-20 % dapat menyerap dari tenaga lokal yang berasal dari orang miskin. Teknisnya,  kata Benyamin, misalnya pembangunan  gedung sekolah, kontraktor  yang  membutuhkan tenaga kenek 7-8 orang, minimal 2-3 orangnya dari penduduk lokal.

“Kalau tak terampil diajari. Dengan begitu  artinya disitu ada upah,” ujarnya.  
Yang kedua kegiatan yang bersifat bisa ditangani secara sederhana,   yakni pola padat karya. Kegiatan ini misalnya kegiatan sederhana.

“Misalnya   membuat jalan setapak. Untuk barangnya,  pasir semen silahkan pengadaannya tetap menggunakan aturan, tenaganya tetapi tenaga lokal dengan gotong royong.” ujarnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel telah diminta Benyamin Davnie untuk melakukan survey berapa masyarakat yang mendapat tambahan dari program Pemkot Tangsel tersebut. “Berapa naik tingkat pendapatannya. Itu bisa disurvey, untuk dievaluasi apakah tepat, “ ujarnya.

Hal itu juga bertujuan untuk mengetahui hasil pembangunan yang dibangun oleh masyarakat lokal itu sendiri. “Jadi kalau kegiatan itu jelek,  mereka sendiri yang merasakan itu, kalau bagus mereka akan bangga,” terangnya. (ADV)
 
SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill