Connect With Us

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tim TangerangNews.com | Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Produk LED dari Morgen. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi, aktivitas, dan pengalaman yang ingin dihadirkan.

Perubahan ini turut mendorong evolusi dalam sistem pencahayaan. Pencahayaan kini dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai skenario penggunaan. Mulai dari ruang komersial yang sering berganti konsep, hingga area hunian dan publik yang membutuhkan fleksibilitas tanpa harus melakukan instalasi ulang yang kompleks.

Pendekatan pencahayaan yang fleksibel dan adaptif ini juga semakin relevan bagi arsitek dan desainer yang menginginkan solusi jangka panjang. Sistem pencahayaan yang dapat disesuaikan, dipindahkan, atau dikembangkan kembali memberikan nilai lebih, baik dari sisi efisiensi maupun keberlanjutan penggunaan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Morgen menghadirkan rangkaian solusi pencahayaan yang dirancang untuk mengikuti perubahan ruang secara praktis. Salah satunya melalui sistem LED Magnetic Series, yang memungkinkan titik lampu dipindahkan, ditambah, atau diatur ulang dalam satu jalur tanpa perlu instalasi ulang yang rumit. Fleksibilitas ini memudahkan penyesuaian pencahayaan seiring perubahan layout maupun fungsi ruang.

Selain itu, Morgen juga memperkenalkan LED Flood Light Modular, lampu tembak dengan desain modular yang memungkinkan pengguna menyesuaikan kapasitas pencahayaan sesuai kebutuhan. Rangkaian lampu dapat ditambah atau dikurangi dalam satu sistem, sehingga output cahaya bisa diatur dengan lebih presisi tanpa harus mengganti keseluruhan unit.

 

Joseph Kartika, General Manager Morgen, menjelaskan bahwa fleksibilitas menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan produk.

“Kami melihat banyak ruang yang kebutuhannya terus berubah. Karena itu, penting bagi pencahayaan untuk bisa ikut menyesuaikan, bukan justru menjadi unitnya yang harus diganti. Dengan sistem yang fleksibel, produk bisa digunakan kembali untuk berbagai kebutuhan berikutnya,” jelasnya.

Pendekatan ini turut ditampilkan dalam partisipasi Morgen di ARCH:ID 2026, yang akan digelar pada 23–26 April 2026 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Dalam ajang tersebut, Morgen menghadirkan booth bertema Lighting Harmony of Life Elements.

Masuk dalam kategori curated booth, konsep ini dikembangkan melalui kolaborasi bersama arsitek Nadya Azalia dari NAAD Studio.

Booth dirancang ke dalam empat zona utama, yaitu Entrance, Garden, Light Archive, dan Resting Light, yang masing-masing menghadirkan suasana berbeda. Setiap area menunjukkan bagaimana pencahayaan dapat beradaptasi dengan karakter ruang, mulai dari area transisi hingga ruang dengan nuansa yang lebih tenang dan reflektif.

Nadya Azalia menjelaskan bahwa konsep ini berangkat dari bagaimana pencahayaan tidak hanya berfungsi sebagai elemen penerangan, tetapi juga sebagai bagian yang membentuk pengalaman ruang secara keseluruhan.

“Cahaya kami lihat sebagai bagian dari elemen kehidupan yang dapat memengaruhi suasana, emosi, hingga cara seseorang merasakan sebuah ruang. Karena itu, desain booth ini tidak hanya menampilkan pencahayaan secara visual, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang bisa dirasakan langsung oleh pengunjung,” ujarnya.

Melalui partisipasi ini, Morgen menunjukkan bagaimana pencahayaan yang fleksibel dan adaptif tidak hanya menjawab kebutuhan teknis, tetapi juga mendukung terciptanya pengalaman ruang yang lebih relevan dengan cara manusia beraktivitas dan berinteraksi di dalamnya.

 

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

KAB. TANGERANG
Ngeri! Avanza Ugal-Ugalan Tabrak Ojol hingga Terpental di PIK 2

Ngeri! Avanza Ugal-Ugalan Tabrak Ojol hingga Terpental di PIK 2

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Aksi tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam dilaporkan terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 13 September 2026, dini hari.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill