Connect With Us

Jadi Wisata Sejarah, Makam Pejuang Tangerang Raden Aria Santika Direvitalisasi 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 15 September 2025 | 12:21

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono meresmikan revitalisasi Makam Raden Aria Santika. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Situs sejarah dan warisan budaya Makam Raden Aria Santika, seorang tokoh pejuang yang berjasa besar bagi Tangerang direvitalisasi.

"Revitalisasi makam ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para pejuang. Mari bersama-sama berdoa agar amal ibadah beliau dan pejuang Tangerang lainnya diterima Allah SWT. Dari sini kita belajar, perjuangan mereka harus kita lanjutkan dengan menjaga persatuan dan menebar kebaikan,” ujar Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono dalam keterangannya, Senin, 15 September 2025.

Menurutnya, revitalisasi ini dilakukan tidak hanya sebatas memperindah kawasan, melainkan juga untuk memperkuat iman, persaudaraan, serta memberikan nilai edukasi bagi masyarakat. 

"Dulu benteng ini saksi perjuangan. Hari ini kita jadikan pula benteng untuk menjaga iman, persaudaraan, dan persatuan. Sejarah ini harus hidup, agar generasi muda tahu bahwa perjuangan membangun Tangerang adalah buah dari pengorbanan para pendahulu,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Tangerang Teja Kusuma menilai revitalisasi sudah sewajarnya dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan leluhur. 

"Semoga semangat perjuangan para pendahulu menjadi teladan, dan dengan kebersamaan Tangerang bisa terus maju, aman, dan sejahtera,” katanya.

Diharapkan, Makam Raden Aria Santika tidak hanya berfungsi sebagai tempat ziarah, melainkan juga destinasi wisata sejarah dan edukasi yang dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tanah kelahirannya.

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill