Connect With Us

Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 April 2026 | 21:43

Warga Baduy Banten melakukan tradisi Seba Baduy. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.

Kegiatan adat ini akan diikuti sekitar 2.000 warga Baduy yang datang untuk melaksanakan ritual sekaligus menjalin silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Adapun rangkaiannya pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan Pasar Kerajinan Baduy dan UMKM, serta diskusi budaya yang membahas peran masyarakat Baduy dalam menjaga ekosistem di Alun-Alun Barat Kota Serang.

Malam harinya, panggung hiburan diisi pertunjukan seni dari Arkaistone, Hiart Dance Company, dan Ubrug Seniki Cilegon.

Memasuki hari kedua, Sabtu 25 April 2026, masyarakat Baduy tiba di Kota Serang dan disambut melalui Karnaval “Rampak Seba Nusantara”.

Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Minggu 26 April 2026, dengan tradisi Mumuluk atau sarapan bersama, dilanjutkan pelepasan ke Seba Panungtung di Pendopo Kabupaten Serang.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah secara resmi membuka rangkaian Seba Baduy 2026 di Alun-Alun Barat Kota Serang hari ini.

Menurutnya, masyarakat Baduy merupakan bagian dari keluarga besar Banten yang konsisten menjaga nilai-nilai luhur kehidupan.

“Baduy ini saudara kita. Mereka menjaga alam, budaya, adat istiadat, disiplin, hidup dari usaha bertani, serta memiliki keyakinan yang kuat. Itu yang harus diteladani,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehidupan masyarakat Baduy yang sederhana tanpa ketergantungan pada teknologi modern menjadi contoh penting dalam menjaga keseimbangan hidup dan lingkungan.

“Mereka tidak tergoda gaya hidup berlebihan. Fokus menjaga alam, hutan, sungai, dan kehidupan yang harmonis. Ini selaras dengan semangat pembangunan lingkungan yang asri,” katanya.

Wagub menyampaikan Pemprov Banten berkomitmen menjaga kelestarian masyarakat Baduy dengan tetap menghormati adat dan keinginan mereka.

Ia juga mengaku bangga terhadap masyarakat Baduy yang tetap taat pada aturan adat serta hidup damai tanpa konflik sosial.

“Pemerintah hadir untuk mendukung kebutuhan masyarakat Baduy tanpa mengganggu adatnya. Yang utama adalah menjaga lingkungan dan memenuhi kebutuhan dasar mereka agar tetap hidup tenang dan sejahtera,” ujarnya.

Seba Baduy merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Suku Baduy (Urang Kanekes) di Kabupaten Lebak yang dilaksanakan setiap tahun setelah panen sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.

Sebelum melaksanakan Seba, masyarakat Baduy terlebih dahulu melaksanakan rangkaian Seba kepada Pemerintah Kabupaten Lebak.

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Kota Serang untuk melaksanakan Seba kepada “Bapak Gede”, yakni Gubernur Banten, Andra Soni.

Perjalanan tersebut ditempuh dengan berjalan kaki dari Desa Kanekes menuju Rangkasbitung hingga Kota Serang sebagai simbol ketulusan, kesederhanaan, dan ketaatan terhadap adat.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill