Connect With Us

Hindari Listrik Padam, Soekarno-Hatta Bangun Gardu Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 29 September 2013 | 16:04

Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi (Dens Bagus Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini tak mau ambil resiko soal listrik yang sering padam.  Pengelolanya, yakni PT Angkasa Pura II mengantisipasinya  dengan mengganti peralatan yang meski terlihat masih bagus. Namun,  peralatan tersebut sebenarnya sudah memasuki tengat waktu untuk diganti. 

Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi mengatakan, apa yang terjadi selama ini kemungkinan karena pihaknya kerap menyepelekan tengat waktu massa uzurnya perlengkapan dalam kelistrikan. 

"Tapi ini kemungkinan ya. Mungkin, selama ini kita masih sayang karena melihat UPS masih bagus. Sedangkan seharusnya UPS tersebut sudah harus diganti dengan yang baru. Artinya, meski sudah ada UPS baru kita ingin irit, tidak diganti. Tetapi saya sudah meminta agar tak seperti itu. Kalau memang sudah harus ganti, ya diganti. Keselamatan diatas segalanya," ujar Bram, Minggu (29/09). 



Pihaknya juga menurut dia, telah membangun gardu baru dengan voltase yang sangat besar. Hal itu juga merupakan bagian dari pengembangan Terminal 3, di bandara yang baru mendapat peringkat kedua sebagai toilet terbersih itu. 

Sedangkan sistem baru pun telah disiapkan, sehingga ketika terjadi satu jalur bermasalah, jalur listrik lain akan membackup. 

"Saya lupa voltasenya, tetapi ini dipersiapkan agar apa yang sebelumnya telah terjadi, tidak sampai terulang kembali," terangnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Senin, 14 September 2026 | 21:09

Aliran Sungai Cimanceuri yang berlokasi di kawasan Milenium perbatasan Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa dan Matagara, Kecamatan Tigaraksa menghitam hingga menimbulkan aroma bau tidak sedap.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill