Connect With Us

Pintu M1 Ditutup Mei karena Pembangunan Rel KA Bandara Dimulai

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 2 April 2014 | 17:22

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Istimewa / TangerangNews)



TANGERANG-Bulan Mei 2014 ini, pihak PT Angkasa Pura II akan benar-benar menutup akses Pintu M1 dari Tangerang ke Bandara maupun sebaliknya. Kepastian itu didapat setelah pihak PT Angkasa Pura II mendapat surat dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) bahwa mereka telah mendapat pemenang tender untuk mengerjakan proyek itu.

Indra Cahya,  Kepala Proyek Managemen Unit PT Angkasa Pura II mengatakan, karena itu lah PT KAI bulan Mei ini  mau  meletakan material bantalan rel di area akses  Pintu  M1.

"Mereka sudah minta ditempatkan materialnya. Kami juga berencana menutup area kerjanya nanti, karenanya harus  ada traffic manajemennya agar tidak macet, " kata Indra, Rabu (2/4).


Untuk itu, kata dia, Pintu M1 mau tidak mau harus ditutup. Karena selain sudah ada keputusan siapa yang mengerjakan, PT KAI juga minta tempat untuk menyimpan bahan materialnya.

"Saat ini kan kita kasih toleransi karena PT KAI belum melaksanakan kerja. Besok mau tak mau lewat perimeter. Hingga saat ini simulasi pengaturan lalu lintas jalan terus," katanya.

Sedangkan menurut Indra terkait utilitas di Pintu M1, pihaknya sendiri mengaku sedang berjalan terus. "Kita sedang melakukan pemeriksaan atau menggeser jaringan-jaringan utilitas yang  ada, seperti jaringan fiber optik, jaringan air bersih, kabel listrik sedang berjalan," katanya. 

Sementara itu, Yudis Tiawan General Affair Manager Bandara Soekarno-Hatta menambahkan bahwa pembangunan kereta bandara dari Jakarta -Bandara itu bagian dari grand design Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selain soal kereta bandara, Yudis mengatakan, progres pembangunan apron Terminal 3 ultimate  saat ini telah mencapai 60 persen.

"Adapun daya tampung apron Terminal 3  akan berstandar bandara dunia atau Internasinal. Termasuk fasilitasnya," kata Yudis.

Yudis menyatakan, pihaknya berharap ada dukungan dari semua stake holder dalam proses pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini. "Sebab, ditengah membangun, kita juga akan tetap melayani penumpang di bandara yang masuk dalam delapan bandara tersebut di dunia ini," katanya.

Yudis juga menyatakan, nantinya integrated building akan menjadi icon Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Sedangkan kapasitas Terminal 1 dan 2  setelah diperbaiki akan menjadi dua  kali lipat  dari yang sekarang ada, yakni masing-masing dari 9 juta menjadi 18 juta penumpang," tuntasnya.
 
WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TANGSEL
Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Rabu, 23 September 2026 | 18:36

Seorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill