Connect With Us

Bangun Runway 3 dan 4, Angkasa Pura Bentuk Perusahaan Ketiga

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Juli 2014 | 22:24

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko saat menunjukan design baru Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

Bandara Soekarno Hatta saat ini menjadi bandara tersibuk di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Namun, fasilitas bandaran ini jauh tertinggal oleh yang dimiliki pemerintah Malaysia. Pesawat harus antre cukup lama untuk dapat terbang maupun mendarat di Bandara Cengkareng, Banten tersebut.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri Sunoko mengatakan untuk memecah kepadatan Bandara Soekarno-Hatta, dibutuhkan landasan pacu atau runway 3 dan 4. Saat ini, landasan pacu yang dimiliki hanya dua landasan yang digunakan untuk 72 penerbangan per jam.

Pembangunan runway 3 dan 4 ini, tidak akan menggunakan dana APBN. Tri akan membentuk anak usaha bekerjasama dengan mitra yang akan mengerjakan proyek ini.

"APBN tidak mungkin, masalah pembangunan runway 3 dan 4 kita akan gunakan pola kerjasama dengan pihak ketiga. Kita sama sama bikin anak usaha," ucap Tri, akhir pekan ini di Jakarta.

Dia menyebutkan, langkah pertama yang dilakukan dalam waktu dekat adalah dengan membebaskan lahan. Pembebasan lahan akan cukup menyulitkan karena lahan yang akan digunakan ditinggali warga. "Bentuk mitra anak perusahaan baru nanti kita bangun sama sama. Kita maunya mayoritas di anak usaha itu. Nanti ngerjain runway itu anak usaha."

Menurut Tri, pembangunan landasan pacu ini sudah mendapat dukungan dari Wali Kota Tangerang, terkait rencana tata ruang kota. "Runway 3 mendesak sekali kebutuhan sangat sangat besar," katanya.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill