Connect With Us

Polisi Bandara Patroli Rutin dengan Gowes

Denny Bagus Irawan | Senin, 25 Agustus 2014 | 01:32

Polisi Bandara Patroli Rutin dengan Gowes (Dira Derby / TangeranNews)

 
TANGERANG-Petugas kepolisian di Mapolres Bandara Soekarno-Hatta berpatroli rutin dengan menggunakan sepeda atau menggowes. 
 Program Kamtimbas yang dikedepankan oleh Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol CH Pattopoi tersebut disambut ramah pada pengguna jasa. Memang Kapolres memerintahkan kepada Kasubsatker di wilayah untuk selalu mengutamakan pelayanan dengan ramah kepada pengguna jasa bandara. 
 
Dan, hal tersebut langsung dijabarkan oleh Kapolsub Sektor Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, AKP Agus Tri dengan menggelar partroli rutin menggunakan sepeda.
 
 "Ini bertujuan agar para pengguna jasa merasa tenang dengan keberadaan anggota polisi di tengah-tengah  para pengguna jasa di bandara ini," ujar Agus, hari ini. 
 
Upaya tersebut menurut Agus dimaksudkan   untuk pendekatan antara angota Polri dengan penumpang. Sehingga jika ada yang berniat melakukan aksi tindak kriminalitas maupun aksi lainnya, penumpang tak canggung untuk melaporkannya. 
 
"Jadi tidak menyeramkan, justru keberadaan kini untuk mendekatkan dengan pengguna jasa," katanya. 
 
Dengan demikian, kata dia,  masyarakat pengguna jasa yang membutuhkan bantuan polisi dapat mudah menemuinya. "Dan dengan patroli sepeda tersebut Polisi dapat menyentuh masyarakat di lapangan dan sesegera mungkin melayaninya," ujar Agus.
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill