Connect With Us

Penjualan Tiket Pesawat Masih Laku yang Tarif Bawah

Rusdy | Kamis, 8 Januari 2015 | 20:39

Mutia salah seorang penumpang (RUS / TangerangNews)


TANGERANG- Kementerian Perhubungan mengeluarkan kebijakan pengaturan tarif batas bawah untuk maskapai penerbangan yang dipatok 40% dari tarif batas atas.

 Dasar kebijakan itu, selain adanya perubahan kurs, hal itu juga demi lebih terjaganya faktor keamanan dan keselamatan penerbangan.

Namun, yang terjadi pada penjualan tiket di Tangerang, penumpang lebih banyak yang memilih tarif dasar bawah.
Penjualan tiket pesawat di Tangerang belum menerapkan harga tiket batas tarif bawah. Sebab maskapai yang melayani biaya murah atau low cost carrier (LCC) belum menerapkan tarif baru.


Menurut Puput, penjual tiket pesawat di daerah Rawa Bokor, Kecamatan Benda, Kota Tangerang  sejauh ini belum ada penerapan peraturan yang mengharuskan tarif batas bawah naik.  

Malah, menurut dia,  Lion Air ada penurunan harga  dan banyak penumpang memilih Lion Air  karna jam terbangnya banyak dan lebih murah.

Sedangkan Mutia, salah seorang calon penumpang mengatakan, dirinya tidak setuju jika batas tarif bawah dihapus. “Saya hobinya traveling, ya inginnya tiket yang murah ,” terangnya di Bandara Soekarno-Hatta, hari ini.

Terkait pelayanan dan keselamatan untuk penerbangan dengan tarif murah,  menurut dia juga biasa saja, tak ada yang berbeda dengan tarif atas. “Buat saya pokoknya seharusnya ada tiket murah,  jangan dihapus,” katanya.
 
BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill