Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
Merdeka.com-Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta berinisial DA, 24, diamankan karena membawa senjata api, Minggu (15/1/2017) malam. DA dibawa oleh petugs Avsec saat hendak menaiki NAM Air di Terminal 2.
Manager Humas Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo mengatakan DA diketahui membawa senpi jenis Glock dan lima butir peluru saat pemeriksaan oleh petugas.
"Saat ditanya, DA tidak dapat menunjukan surat kepemilikan senpi tersebut," katanya, Senin (16/1/2017).
Dia menjelaskan, petugas keamanan Sriwijaya sudah menyerahkan yang bersangkutan kepada Avsec AP II. Penumpang tersebut rencananya akan terbang ke Semarang melalui Bandara Soekarno Hatta. "Dia menggunakan pesawat NAM Air IN220," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya belum mengetahui motif pemuda tersebut membawa senjata api. Namun sesuai prosedur, penumpang yang membawa senjata api harus melapor kepada petugas Avsec dan airlines.
"Kalau membawa dangerous good harus melaporkan. Apakah barang tersebut layak untuk dibawa atau tidak. Sejauh dokumennya lengkap, penumpang yang membawa senpi, pihak security maskapai yang berhak untuk memasukannya dalam security item. Kalau tanpa dokumen yang lengkap pasti kami serahkan ke pihak yang berwenang," kata Prasetyo.
Pihaknya pun telah menyerahkan DA ke Polres Bandara Soekarno-Hatta. Kini kasus ini pun tengah diusut pihak kepolisian. "Saat ini, DA masih dalam pemeriksaan di Polresta Bandara," ujar Prasetyo.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menyusun peraturan daerah (Perda) sebagai tindak lanjut kebijakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ).
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews