Connect With Us

Bawa Pistol, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diamankan

Denny Bagus Irawan | Senin, 16 Januari 2017 | 11:00

Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta berinisial DA, 24, diamankan karena membawa senjata api, Minggu (15/1/2017) malam. DA dibawa oleh petugs Avsec saat hendak menaiki NAM Air di Terminal 2. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


Merdeka.com-Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta berinisial DA, 24, diamankan karena membawa senjata api, Minggu (15/1/2017) malam. DA dibawa oleh petugs Avsec saat hendak menaiki NAM Air di Terminal 2.


Manager Humas Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo mengatakan DA diketahui membawa senpi jenis Glock dan lima butir peluru saat pemeriksaan oleh petugas.

"Saat ditanya, DA tidak dapat menunjukan surat kepemilikan senpi tersebut," katanya, Senin (16/1/2017).

Dia menjelaskan, petugas keamanan Sriwijaya sudah menyerahkan yang bersangkutan kepada Avsec AP II. Penumpang tersebut rencananya akan terbang ke Semarang melalui Bandara Soekarno Hatta. "Dia menggunakan pesawat NAM Air IN220," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya belum mengetahui motif pemuda tersebut membawa senjata api. Namun sesuai prosedur, penumpang yang membawa senjata api harus melapor kepada petugas Avsec dan airlines.


"Kalau membawa dangerous good harus melaporkan. Apakah barang tersebut layak untuk dibawa atau tidak. Sejauh dokumennya lengkap, penumpang yang membawa senpi, pihak security maskapai yang berhak untuk memasukannya dalam security item. Kalau tanpa dokumen yang lengkap pasti kami serahkan ke pihak yang berwenang," kata Prasetyo.


Pihaknya pun telah menyerahkan DA ke Polres Bandara Soekarno-Hatta. Kini kasus ini pun tengah diusut pihak kepolisian. "Saat ini, DA masih dalam pemeriksaan di Polresta Bandara," ujar Prasetyo.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill